Destinasi Ini Bikin Lebaran di Pekanbaru Semakin Seru

GenPI RIAU
Selasa, 05 Juni 2018 17:29
Nilai Artikel :

Liburan saat Idul Fitri umum dilakukan oleh warga Muslim. Buat kamu yang melakukan #PesonaMudik2018 ke Pekanbaru, Riau, bisa sekalian mengunjungi #PesonaDestinasiLebaran2018 di Riau yang menjadi favorit para wisatawan.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, Riau punya destinasi wisata favorit yang sayang untuk dilewatkan. "#PesonaMudik2018 di Pekanbaru pasti menyenangkan. Beragam #PesonaDestinasiLebaran2018 di Pekanbaru yang bisa dijadikan untuk tempat berlibur Lebaran bersama keluarga tercinta. Pilihannya pun lengkap dan nyaman," kata Menpar Arief Yahya, Selasa (5/6).

Mau tahu mana sajakah destinasi favorit wisatawan? Ini nih #Top10DestinasiLebaran2018 di Pekanbaru yang bisa wajib di kunjungi.

Kebun Binatang Kasang Kulim

Kebun Binatang Kasang Kulim cocok untuk anda kunjungi bersama dengan keluarga anda dan anak anak anda. Kebun binatang adalah tempat yang cocok untuk dijadikan sebagai media pembelajaran pengenalan hewan.

Luas dari kebun binatang in sekitar 10 hektar. Di dalam kebun binatang ada hewan seperti monyet, burung, ular, landak dan masih banyak lagi satwa yang bisa anda temukan disini.

Tidak hanya satwa satwanya saja yang ada di kebun binatang ini. Di dalam kebun binatang juga ada permainan papan seluncur, ayunan dan juga kolam ikan maupun kolam renang untuk anak anak.

Yang menarik disini adalah pengunjung bisa naik ke atas punggung gajah. Untuk menuju ke tempat ini anda harus menempuh perjalanan sekitar 30 menit dari pusat kota Pekanbaru.

Danau Lembah Sari

Tempat wisata lainnya yang bisa anda kunjungi adalah Danau Lembah Sari. Objek wisata yang ada di Pekanbaru ini merupakan danau buatan. Dinamakan danau buatan sebab danau tersebut tidak serta merta ada disana, namun danau itu diciptakan agar menjadi ada.

Lokasi danau itu ada di Desa Limbungan, Pekanbaru, Riau. Jarak pusat kota Pekanbaru dengan danau ini sekitaar 10 km. Sebelum dijadikan danau, dulunya tempat ini adalah bendungan irigasi yang memiliki tugas untuk mengalirkan air ke sawah sawah warga yang ada di sana.

Hingga akhirnya bendungan irigasi itu berubah dan dijadikan sebagai tempat wisata. Pemandangan yang asri nan hijau membuat siapapun betah untuk berlama lama ada disana.

Istana Siak Sri Indrapura

Istana ini bisa jadi pilihan untuk mengisi hari libur lebaran. Bangunan yang mengadopsi gaya arsitektur Eropa, Arab dan Melayu ini dibangun pada tahun 1889 oleh Sultan Syarif Hasyim Abdul Jalil Syaifuddin.

Di sana Kamu bisa melihat beberapa koleksi kerajaan patung perunggu Ratu Wilhelmina dari Belanda dan patung Sultan Syarif Hasyim I yang terbuat dari batu pualam berhiaskan berlian.

Taman Rekreasi Alam Mayang

Taman rekreasi tebuka ini bisa Kamu jadikan tempat bermain yang asik bersama keluarga. Udara segar pun bisa dinikmati di sini karena arena ini dikelilingi oleh perbukitan. Destinasi yang pas untuk Anda bersantai sambil memancing.

Riau Fantasi

Ada dua wahana yang bisa Anda nikmati saat datang ke sini. Wahana kering Anda bisa mencoba beberapa macam permainan yang memacu adrenalin. Sedangkan di wahana air Anda bisa berenang sepuasnya di sana. Destinasi ini terletak di Jalan Labersa dan sekitar 45 menit dari pusat kota

Museum Sang Nila Utama

Museum yang ada di Jalan Jendral Sudirman Pekanbaru menyimpan beragam peninggalan sejarah dan budaya di Riau. Benda-benda sejarah itu seperti pakaian adat Riau, alat musik dan masih banyak. Kamu bisa kunjungi museum Sang Nila Utama untuk lebih mengenal budaya Riau.

Taman Putri Kaca Mayang

Taman Putri Kaca Mayang ini terletak di jantung kota, tepatnya di jalan Jendral Sudirman Pekanbaru. Di depan kantor Walikota Kota Pekanbaru. Banyak sekali arena permainan yang bisa dinikmati oleh anak-anak. Kamu pun bisa menikmatinya dengan bersantai di bawah pohon rindang.

Masjid Agung An-Nur

Masjid ini merupakan masjid termegah yang ada di Pekanbaru. Arsitektur masjid ini mengusung gaya Melayu, Arab, Turki bahkan India. Karena mengusung berbagai gaya membuat masjid ini begitu megah dan juga eksotik. Bangunan masjid ini didirikan di atas tanah 50 x 50 meter, masjid ini pun kini menjadi ikonnya kota Pekanbaru.

Banyak masyarakat Pekanbaru yang menyebut masjid ini sebagai Taj Mahalnya Pekanbaru. Di depan Masjid ini terdapat kolam yng membuat bangunan masjid ini semakin terlihat indah dan juga megah.

Bangunan masjid ini terdiri dari 3 lantai dimana dominasi warna hijau terlihat ada di masjid ini. Karena bangunanya besar dan luas, masjid ini diperkirakan mampu menampung sekitar 4.500 jamaah.

Keindahan masjid ini didukung dengan adanya 4 menara dan 5 kubah. Saat malam hari masjid ini akan terlihat sangat cantik sebab cahaya lampu yang ada di masjid ini akan memantul di kolam. Masjid ini juga dilengkapi denan free Wifi sehingga pengunjung bisa memanfaatkannya untuk akses internet gratis disini.

Ketika bulan suci Ramadhan datang, banyak masyarakat yang ngabuburit di masjid ini. Masjid ini saat Ramadhan akan dipenuhi dengan penjual makanan dan juga pakaian.

Sambil menunggu waktunya berbuka, anda bisa berbelanja pakaian maupun makana di masjid ini. Contoh barang yang banyak dijual adalah kopiah, tasbih, prafum dan masih banyak lagi lainnya.

Taman Tuan Kadi

Berada dekat dengan pusat kota, tepatnya di Kecamatan Senapelan, Pekanbaru di bawah jembatan Siak 1, taman ini bukan sekedar taman kota. Di taman ini terdapat salah satu cagar budaya kebanggaan masyarakat Pekanbaru yaitu Rumah Singgah Sultan.

Dibangun pada tahun 1895, rumah ini menjadi persinggahan Sultan Syarif Kasim II apabila sedang mengunjungi kota Pekanbaru. Rumah ini merupakan rumah dari mertua Tuan Qadhi H. Zakaria yang bernama Haji Nurdin Putih.

Karena dulunya berada di atas sungai, rumah singgah ini memiliki lantai yang tinggi seperti bentuk rumah panggung. Di dalam rumah khas Melayu ini, kamu bisa melihat foto-foto sejarah Sungai Siak dan juga melihat dulang, yaitu tempat penyajian makanan khas Melayu yang berada di sekeliling ruangan. Selain itu, ada gasing yang merupakan permainan warga Melayu di jaman dulu dan centong nasi yang terbuat dari batok kelapa.

Taman Tuan Kadi bukan hanya memiliki nilai sejarah karena rumah singgah, tapi juga karena berisi halte lama yang menjadi saksi sejarah pengeboran minyak bumi di Pekanbaru yang menghubungkan dan menjadi spot terbaik melihat pemandangan jembatan Siak yang berdiri megah. Di taman ini juga terdapat buah manggis yang menjadi simbol warga Melayu yang melambangkan kejujuran.


Editor : Paskalis Yuri Alfred P




STAY CONNECTED

JOIN OUR INSTAGRAM #GENPI