Warna-warni Banyumas Saat Lebaran

GenPI News
Rabu, 06 Juni 2018 19:49
Nilai Artikel :

Urusan  meramaikan Lebaran, Kabupaten Banyumas tak mau kalah dengan daerah lain di Indonesia. Saat ini Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar ) setempat sudah menyiapkan pergelaran kesenian tradisional untuk memanjakan para pengunjung objek wisata.

Hal ini tentu saja menyenangkan. Pasalnya, liburan di Banyumas menjadi lebih berwarna. Lebih ceria. Momen silahturami bersama keluarga semakin seru sambil menonton pagelaran-pagelan yang sudah disiapkan.

Beberapa kesenian tradisional yang akan ditampilkan adalah lengger, ebeg atau kuda lumping, kentungan, dan siteran. Sekretaris Dinporabudpar Banyumas Suwondo mengatakan, pihaknya akan menggelar kesenian tradisional itu di Alun-Alun Purwokerto, Taman Rekreasi Andhang Pangrenan, Taman Balai Kemambang, dan Lokawisata Baturaden.

“Lokasinya strategis dan memiliki atmosfer yang kuat untuk dikunjungi masyarakat,” ujar Suwondo, Senin (4/6).

Berdasarkan jadwal yang sudah beredar, Baturaden akan menggelar kesenian kentungan pada 16-24 Juni mulai pukul 09:00 hingga 16:00 WIB. Sementara itu, lengger akan ditampilkan pada 17 Juni pukul 10:00-15:00 WIB. Sementara Ebeg atau kudang lumping akan dipentaskan pada 19 Juni pukul 10:00-15:00 WIB.

Sementara itu, Taman Rekreasi Andhang Pangrenan Purwokerto akan mementaskan kesenian kentungan pada 16-17 Juni pukul 19:30-21:00 WIB. Taman Balai Kemambang akan menghelat kesenian Siteran banyumasan pada 19-21 Juni pukul 19:30-21:00 WIB.

Kesenian kentungan juga akan dipentaskan di Alun-Alun Purwokerto pada 17 dan 19 Juni pukul 19:30-21:30 WIB. Pada 18 Juni akan ditampilkan kesenian lengger pukul 19:30-21:30 WIB.

Suwondo mengatakan, kesenian tradisional tersebut bertujuan menghibur masyarakat, khususnya para pemudik dan wisatawan. “Para pemudik biasanya merindukan hiburan berupa kesenian tradisional. Hal itulah yang membuat pihaknya memilih menggelar pertunjukan kesenian tradisional di ruang publik.

Ia menambahkan, gelaran-gelaran ini juga untuk memberi ruang bagi seniman agar mereka terus bisa berkreasi pada seni tradisi Banyumas.


Editor : Paskalis Yuri Alfred P




STAY CONNECTED

JOIN OUR INSTAGRAM #GENPI