Lebaran di Bali, Ada Nusa Dua Light Festival Loh!

GenPI BALI
Sabtu, 09 Juni 2018 15:14
Nilai Artikel :

Bali adalah salah satu tempat yang cocok untuk menghabiskan libur lebaran tahun ini. Terlebih dengan adanya Nusa Dua Light Festival 2018 di Pulau Peninsula The Nusa Dua, Badung, Bali. Digelar sebulan lebih (11 Juni-15 Juli), festival ini menyajikan eksotisme cahaya bawah laut dengan kombinasi Dancing Fountain memikat. 

“Kami hadirkan kembali festival lampion terbesar di Bali. Event tahun ini digelar lebih spektakuler lagi. Sebab, kami ingin memberikan sensasi lebih dan experience baru pada wisatawan,” ungkap Managing Direktor The Nusa-Indonesia Tourism Development Corporation I Wayan Karioka, kemarin.

Nusa Dua Light Festival ini jadi proyek kolaborasi dua institusi. Ada Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dan Taman Pelangi. Wayan mengatakan, Karena konsepnya sangat menarik, maka festival ini dibuat lama. Nusa Dua Light Festival ini menjadi venue terbaik menikmati libur Lebaran. 

Memasuki penyelenggaraan tahun ke-3, warna warni cahaya bawah laut pun ditampilkan lebih unik. Mengusung konsep ‘Underwater Light’, tema ‘Water, Fire, & Dance’ digulirkan. Formulasinya dengan menampilkan rangaian lampion bermotif nuansa bawah laut. Lampion ini lalu dikolaborasikan dengan wahana ‘Dancing Fountain’ yang sudah didesain sedemikian rupa.

“Ada beragam lampion unik bernuansa bawah laut yang akan ditampilkan. Kami yakin suasana akan semakin semarak manakala dikombinasikan dengan Dancing Fountain. Konsepnya bagus dan dijamin akan membuat wisatawan yang melihatnya kagum,” ujarnya lagi.

Mengoptimalkan show, treatment khusus memang sudah disiapkan. Nantinya gerakan air akan disesuaikan dengan irama musik yang ditampilkan. Tata cahaya terbaik dijamun akan menghadirkan nuansa gemerlap.

“Pertunjukan Dancing Fountain lebih menarik. Ada banyak efek yang digunakan, mulai dari musik hingga pencahayaan yang bagus. Semuanya diberikan untuk memberi pertunjukan terbaik,” katanya.

Semakin memposan,  Dancing Fountain akan dipadu dengan tarian api. Spotnya berada di pusat Dancing Fountain.  “Kami ini berusaha menyediakan atraksi terbaik untuk menemani masa liburan wisatawan. Pokoknya ada banyak inovasi yang diberikan di sini,” tuturnya.

Memberikan fasilitas terbaik, target besar kunjungan wisatawan diapungkan Nusa Dua Light Festival. Festival ini pun menargetkan jumlah kunjungan wisatawa 2.500 hingga 3.000 orang per harinya. Angka tersebut merupakan kalkulasi golbal wisman dan wisnus. Wayan Karioka menerangkan, target harian wisatawan yang diapungkan sangat realistis.

“Kami optimistis, festival ini akan menarik banyak kunjungan wisatawan. Entah itu wisman atau para wisnusnya. Apalagi, saat ini momentumnya sangat ideal. Libur Lebaran dan sekolah sekaligus,” terang Wayan lagi.


Editor : Paskalis Yuri Alfred P
Kontributor : wahyu argianto




STAY CONNECTED

JOIN OUR INSTAGRAM #GENPI