GenPI Jogja Kulineran di Embrio Pasar Ngingrong

GenPI Kuliner
Selasa, 17 April 2018 15:08
Nilai Artikel :

Area parkir Geosite Ngingrong di Desa Mulo, Wonosari, Gunungkidul, DI Yogyakarta selalu ramai saban akhir pekan. Sebanyak 35 lapak berderet menjajakan kuadapan dan kuliner khas setempat. Hari sabtu (14/4) silam, tempat itu makin ramai dengan kehadiran 20 orang anak muda GenPI Jogja. Mulut mereka sibuk mengunyah makananan yang dibeli dari lapak-lapak itu.

Tempat ini bernama Embrio Pasar Ngingrong. Disebut embrio karena ada rencana untuk menjadikan lokasi ini sebagai salah satu destinasi digital di DI Yogyakarta, khususnya di Gunungkidul.

Emplek adalah salah satu kudapan tradisional yang dijual di Embrio Pasar Ngingrong. Ini merupakan kudapan khas yang terbagi dalam dua jenis bahan dasar.  Emplek berbahan dasar Jagung memiliki rasa manis. Sementara yang berbahan dasar beras terasa gurih. Harganya murah, hanya Rp 500 perbungkus.  Namun membuat kudapan ini butuh kesabaran. Emplek di kemas menggunakan daun pisan dan kemudian dikukus selama 3 jam.

Salah satu pedangang Emplek bernama Ibu Tumirah mengakui jika memasak Emlek sedikit merepotkan. “Memang agak lama memasaknya. Itu supaya nggak keras nantinya jika digigit. Serta harus dibungkus menggunakan daun pisang sebagai penambah aroma,” tutur Ibu Tumirah.

Selain  Emplek, beberapa jajanan khas juga bisa ditemukan di embrio pasar Ngingrong. Kulinrer itu antaranya adalah Brangkal, Bongko, dan Jada Tolo.

Kehadiran anak muda yang menggiati pariwisata ini nggak sekedar memuaskan perut loh, guys. Mereka sebenarnya punya misi khusus.  Itu sebabnya ketika tiba, pengelola pasar sendiri yang datang menyambut mereka. Kehadiran GenPI Jogja di Embrio Pasar Ngingrong juga adalah hasil koordinasi dengan Dinas Pariwisata Gunungkidul. Jadi, nggak heran jika perwakilan instansi tersebut turut hadir pula di situ. Ia datang untuk mendampingi rombongan anak muda itu.

Baik anak muda GenPI Jogja dan para pedagang di Pasar Ngingrong punya satu harapan. Tempat itu segera menjadi destinasi digital yang sesungguhnya. Karena segala hal yang menjadi syarat sebuah destinasi digital sudah dimiliki. Ada flying fox yang pastinya bikin penasaran. Wahana itu letaknya persisi di sebelah embrio pasar. Ada pula  Gua Ngingrong yang bisa dijelajahi. Selain itu penambahan spot untuk berswafoto semakin menarik wisatawan untuk datang dan berlama-lama berwisata di Ngingrong.


Editor : Paskalis Yuri Alfred P
Kontributor : Hafidh Akbar Hayyu




JOIN OUR INSTAGRAM #GENPI