Ratusan Bocah Serbu Pasar Mangrove Batam

GenPI KEPULAUAN RIAU
Kamis, 10 Mei 2018 22:28
Nilai Artikel :

Ada yang istimewa di Pasar Mangrove Batam di hari Kamis (10/5). Pasar digital  besutan GenPI Batam di Kampung Terih, Nongsah itu riuh oleh suara bocah. Rupanya anak-anak itu adalah anak TK Islam/ TPQ Nuruh Huda. Jumlah mereka banyak, ada 130 anak plus 70 orang tua.

Nggak mau kalah sama anak muda jaman now, para bocah yang sebagian besar usianya belum genap enam tahun ini  juga hadir untuk menikmati pesona Pasar Digital. Wajah-wajah polos mereka tampak gembira. Terlebih setelah tahu bahwa di Pasar itu ada beberapa permainan yang bisa mereka mainkan.

Di Pasar Mangrove anak-anak TK itu diajak berkeliling. Mereka begitu gembira saat berjalan-jalan di  bawah rimbunnya hutan bakau yang menjadi ciri khas pasar digital itu. Di beberapa spot foto, anak-anak itu mulai berpose, mengikuti arahan orang tua mereka yang siap membidik dengan  kamera ponsel masing-masing.

Suasana makin meriah lantaran anak-anak itu ternyata sudah menyiapkan acara sendiri. Panggung yang berada di lokasi pelantar nggak dibiarkan kosong. Tempat itu mereka gunakan untuk menampilkan beragam pertunjukan. Beberapa anak maju membawakan puisi. Sementara yang lain begabung dalam kelompok kecil dengan baju tradisional yang meriah. Tarian a la mereka anak-anak TK itu pun dipertunjukkan. Gerakan yang kadang tidak sinkron satu sama lain justru membuat yang menonton tertawa. Bukan tawa mengejek, tapi karena gemas melihat tingkah anak-anak itu.

Nggak selang berapa lama, dua bus dan tiga mobil masuk ke parkiran Pasar Mangrove. Kendaraan itu mengantarkan 200 siswa SD 013 beserta guru dan pendamping mereka. Pasar Mangrove mereka pilih untuk kembali menyegarkan pikiran. Sebab beberapa waktu sebelumnya, para siswa  bergulat dengan  ratusan soal ujian nasional. Lokasi pasar langsung mereka jelajahi, dengan pengawasan guru pendamping tentunya. Mereka juga senang karena bisa menikmati beragam kuliner khas kampung Terih di situ.

Seperti anak-anak TK yang lebih dahulu hadir, para siswa/I SD juga sudah menyiapkan acara sendiri. Beragam lomba dan kegiatan mereka hadirkan sehingga suasana semakin meriah. Pasar menjadi ramai sekali, seolah tenggelam dalam riuh sorak sorai anak-anak itu.

Hari libur memang waktunya untuk senang-senang. Pasar Mangrove yang sudah nge-hits di Batam membuatnya menjadi pilihan murah meriah untuk menghabiskan waktu. Semakin menambah keramaian, rombongan Ibu-ibu Darma Wanita dari Angkatan Laut Kota Batam datang mengunjugi pasar Mangrove. Jumlah mereka 30 orang. Beberapa ibu langsung mencoba wahana perahu untuk mengelilingi hutan mangrove. Durasi per trip sekitar 40 menit cukup membuat para ibu-ibu itu merasa gembira.

Sementara kawan-kawan serombongannya asyik menyusuri hutan bakau dengan perahu, beberapa yang lain tampak asyik mengunyah. Kuliner yang dijajakan di Pasar Mangrove Batam memang menggugah selera.  Ada Ketam Renjong yang digoreng  dengan tepung dan masak saos pedas. Segarnya kelapa muda juga menjadi incaran mereka. Selain menikmati kuliner khas kampung terih, mereka juga sudah menyiapkan bekal dari rumah. Pondok-pondok kecil yang tersebar di Pasar Mangrove jadi tempat asyik untuk menghabiskan makanan.

Pasar Mangrove Batam adalah tempat paling paten untuk dikunjungi. Rasanya nggak perlu ditanya lagi kesan mereka akan pasar digital itu. Cukup lihat saja wajah mereka yang berseri-seri. Itu tandanya mereka puas menghabiskan waktu di tempat itu. Apalagi GenPI Batam selalu menjaga kebersihan lokasi. Nggak ada sampah yang berserakan di tempat itu. Apa lagi saban minggu Pasar Mangrove selalu berganti suasana. Pengunjung tentu saja merasa  selalu ingin kembali.


Editor : Paskalis Yuri Alfred P
Kontributor : Nunung Sulistiyanto




JOIN OUR INSTAGRAM #GENPI