Ziarah Kubro Palembang

GenPI SUMATERA SELATAN
Jumat, 11 Mei 2018 10:31
Nilai Artikel :

Setiap tahun menjelang Ramadhan, masyarakat Palembang memiliki tradisi unik. Haul & Ziarah Kubro Ulama dan Auliya Palembang Darussalam, begitu tradisi itu dinamakan.

Ziarah Kubro adalah kegiatan mendatangi makam para ulama dan pendiri Kesultanan Palembang Darussalam. Haul dan Ziarah Kubro Palembang tahun ini berlangsung selama 3 hari berturut-turut, mulai dari 18-20 Syaban 1439H atau bertepatan dengan tanggal 4 hingga 6 Mei 2018 M.

Tradisi Haul dan Ziarah Kubro ini sendiri bahkan sudah menjadi agenda wisata religi dan wisata budaya di Kota Palembang. Pengunjung pun tak hanya dari kota Palembang. Banyak juga yang dari Pulau Jawa dan Kalimantan khusus untuk menghadiri gelaran ini. Peziarah dari  luar negeri juga ada loh, Mereka datang dari Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, hingga Yaman dan Arab Saudi. Bahkan banyak tokoh-tokoh Islam yang akan hadir di Haul Ziarah Kubro Palembang Darussalam ini.

Selama gelaran , jalan protokol Pasar Kuto, Palembang, bagai lautan susu. Ribuan laki-laki berpakaian putih memadati jalan itu. Mereka berjalan beriringan dari satu makam ulama dan pendiri Kesultanan Palembang Darussalam ke makam-makam lainnya yang berada di sepanjang jalan itu.

Para jemaah berada pada baris paling depan, sedangkan ulama di barisan paling belakang. Ulama berjalan dikawal sejumlah relawan. Mereka dinaungi oleh payung kuning khas melayu.  Tetabuan hajir marawis menyemarakan suasana. Bendera dan umbul-umbul bertuliskan kalimat tauhid, Asmaul Husna tampak di mana-mana dan membuat perjalanan Haul dan Ziarah Kubro semakin meriah namun sarat nuansa reliji.

Sejak Jumat, ba’da Shubuh agenda acara sudah mulai. Awalnya para jemaah dan ulama melakukan ziarah ke pemakaman Habib Aqil Bin Yahya. Lalu dilanjutkan ke makam Habib Ahmad Bin Syech Bin Shahab di Jalan Dr. M. Isa, 8 Ilir, Palembang. Disini para jemaah melakukan yasinan dan tahlilan. Di pemakaman inilah sebagian besar Sadah Ba’alawi Palembang khususnya yang berdomisili di Seberang Ilir dimakamkan

Di hari kedua, rangkaian Haul dan Ziarah Kubro dilanjutkan dengan ziarah ke pemakaman Ulama dan Auliya di kawasan Seberang Ulu, Telaga Swidak dan Komplek Assegaf. Perjalanan Haul dan Ziarah Kubro ini dilakukan sejak pukul 06.30 pagi hingga 12.30 siang dari kediaman Habib Ahmad bin Hasan Al-Habsy di Karang Panjang.

Mereka menuju ke pemakaman Auliya dan Habaib Telaga Swidak,14 Ulu, lalu ke Pemakaman Habaib Baabussalam di Komplek Assegaff,16 Ulu Palembang dan Haul Dzurriah Habib Alwi Assegaf.

Puncak Ziarah Kubro ada pada hari Minggu (6/5) atau tepatnya dihari ketiga.  Ba'da Shubuh para ulama, ustaz dan jemaah berkumpul di perkampungan Alawiyin, Sungai Bayas. Ziarah Kubro dilakukan mulai dari pemakaman Al Habib Pangeran Syarif Ali Bsa, pemakaman Kesultanan dan Auliya Kawah Tengkurep dan terakhir pemakaman Auliya dan Habaib Kambang Koci.

Selain berziarah, para ulama, ustaz dan habaib melakukan tradisi makan secara “ngobeng” yakni makan bersama dalam satu nampan. Menunya nasi minyak dan daging kambing bakar.

Warga yang tak ikut Ziarah Kubro menyambut antusias. Mereka memenuhi sisi jalan yang menjadi rute iring-iringan.  Ada yang berebut menyentuh tubuh ataupun mencium tangan ulama. Bagi warga, bisa menyentuh tubuh ataupun mencium tangan ulama merupakan berkah tersendiri. Ada pula yang menawarkan minuman dan makanan gratis kepada jemaah. Mereka berupaya merayu jemaah agar mengambil minuman dan makanan yang disajikan agar mendapat berkah. Suasana yang terbangun mirip saat Lebaran.

Dan yang paling menarik adalah seluruh peserta rangkaian kegiatan Haul dan Ziarah Kubra ini khusus untuk kaum laki-laki. Para perempuan hanya boleh melihat dari kejauhan. Selama mengikuti kegiatan ini, para peserta tidak dikenakan biaya apapun alias gratis.

Lokasi-lokasi wisata religi ini terletak dekat dengan venue Asian Games 2018. Jarak tempuh antara lokasi venue Asian Games dengan destinasi Wisata religi ini bervariasi antara 15 menit sampai 30 menit. Nantinya, para official dan atlet peserta Asian Games bisa berkunjung kesana di antara waktu luang mereka selama bertanding di Palembang.


Editor : Paskalis Yuri Alfred P
Kontributor : Arini Safitri




JOIN OUR INSTAGRAM #GENPI