Cegah Ancaman Varian Omicron, Satgas Covid-19 Kepri Lakukan Ini

02 Desember 2021 09:45 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kepri Tjetjep Yudiana. Foto: ANTARA/Nikolas Panama

GenPI.co - Satgas Penanganan Covid-19 Kepulauan Riau (Kepri) melakukan sejumlah upaya untuk mengantisipasi penyebaran varian Omicron di wilayahnya.

Seperti diketahui, dua kasus baru Covid-19 varian Omicron ditemukan di Singapura, yang berada dekat dengan beberapa wilayah Kepri seperti Batam, Bintan, dan Tanjungpinang.

BACA JUGA:  Antisipasi Pulau Diklaim Malaysia, Gubernur Kepri Lakukan Ini

"Pemerintah serius memperhatikan permasalahan ini setelah ditemukan dua kasus baru varian Omricron di Singapura," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kepri Tjetjep Yudiana, Rabu (1/12).

Untuk mengantisipasi penyebaran varian Omicron, pemerintah Kepri melakukan pemulangan ribuan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Singapura dan Malaysia ke Batam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di Batam, petugas menemukan cukup banyak PMI yang tertular Covid-19.

BACA JUGA:  Capaian Vaksinasi di Kepri di Bawah Jakarta dan Bali

Upaya pencegahan lainnya dari Satgas Covid-19 Kepri adalah memperketat pengawasan di pintu keluar-masuk, seperti pelabuhan internasional.

Pemeriksaan di pelabuhan diperketat dan seluruh warga dari Singapura yang masuk Batam wajib diperiksa kesehatannya secara intensif sehingga dapat dipastikan tidak tertular Covid-19 maupun Omicron.

Sayangnya, peralatan PCR yang dimiliki Kepri belum mampu mendeteksi Omicron, sehingga sampel dari hasil tes usap harus dibawa ke Jakarta.

"Warga asal Singapura harus menjalani isolasi sampai pastikan tidak tertular Covid-19," kata Tjetjep Yudiana yang juga mantan Kadis Kesehatan Kepri itu.

BACA JUGA:  Peringatan Serius untuk Warga Riau soal Virus Corona, Waspada

Tjejtep mengungkapkan jumlah kasus aktif Covid-19 di Kepri per 1 Desember 2021 sebanyak 10 orang.

Sementara, total pasien Covid-19 di Kepri sejak pandemi sampai sekarang mencapai 53.878 orang, yang tersebar di Batam 25.927 orang, Tanjungpinang 10.230 orang, Bintan 5.583 orang, Karimun 5.487 orang, Anambas 1.846 orang, Lingga 2.310 orang, dan Natuna 2.495 orang.

Kemudian, total jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 sejak pandemi mencapai 52.109 orang dan total jumlah pasien yang meninggal dunia sejak pandemi Covid-19 sebanyak 1.759 orang.

Tjetjep pun mengingatkan warga untuk tetap mewaspadai penularan Covid-19 dengan tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan.

"Mobilitas penduduk yang cukup tinggi menyebabkan masyarakat perlu tetap waspada," tandas Tjetjep. (Ant)

TERPOPULER

  1. Jokowi Jadi Magnet di KTT G7, Pengamat: Disegani Pemimpin Dunia!

  2. Kasus Roy Suryo Berbuntut Panjang, Kuasa Hukum Siapkan Bukti

  3. DPRD DKI Skakmat Holywings, Ada Kata Sombong dan Tak Layak

  4. Manuver Jokowi Jadi Juru Damai Rusia-Ukraina, Luar Biasa

  5. Kronologi Ibu-Adik Ayu Anjani Tenggelam di Labuan Bajo, Mencekam!

BERITA LAINNYA