Soal Alat Kontrasepsi dan Aborsi, Ini Aturannya dalam RUU KUHP

27 Mei 2022 01:20 WIB
Soal Alat Kontrasepsi dan Aborsi, Ini Aturannya dalam RUU KUHP. Ilustrasi pembahasan RUU KUHP. (foto: JPNN)

GenPI.co - Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej menjelaskan perihal ketentuan alat kontrasepsi dan aborsi dalam RUU KUHP.

Menurut Edward, dalam Pasal 414-416 RUU KUHP, alat pencegahan kehamilan dan pengguguran kandungan (aborsi) tidak ditunjukan bagi orang dewasa.

BACA JUGA:  RUU KUHP Akan Segera Disahkan Juli 2022, Ini Dua Isu yang Dicabut

Aturan itu, kata Edward, untuk memberikan perlindungan bagi anak-anak agar terbebas dari pergaulan bebas.

Pengecualian ketentuan pasal tersebut dilakukan untuk program KB, untuk pencegahan penyakit menular seksual, kepentingan pendidikan, dan untuk ilmu pengetahuan maka tidak dapat dipidana.

“Kemudian, dalam rangka pendidikan yang dilakukan oleh pejabat yang kompeten dan berwenang,” ujar Edward di DPR RI, Rabu (25/5).

BACA JUGA:  Wamenkumham: Tak Ada Frasa KUHP yang Mengatur LGBT

Pria yang akrab disapa Eddy itu mengatakan untuk Pasal 469-471, pemerintah mengusulkan satu ayat untuk memperjelas ketentuan yang sudah ada.

Selain itu, pemerintah juga memberikan pengecualian terhadap dua kondisi.

“Memberikan pengecualian terhadap pengguguran kandungan untuk perempuan apabila terdapat indikasi kedaruratan medis atau hamil akibat perkosaan yang kehamilannya tidak lebih dari 12 minggu,” paparnya.

Sementara itu, Eddy mengatakan penggelandangan dalam Pasal 431, tetap diatur dalam KUHP sebagaimana RUU yang disetujui.

BACA JUGA:  RKUHP Diketok Jadi Undang-Undang Juni 2022, Kata Bambang Pacul

Seperti yang diketahui, Komisi III DPR RI dan Kemenkumham kembali melakukan pembahasan soal RUU KUHP.

RUU KUHP akan segera disahkan pada Juli mendatang karena statusnya carry over dari DPR periode sebelumnya. (*)

TERPOPULER

  1. Manuver Jokowi Bikin Ukraina Lega, Warga Indonesia Pasti Bangga

  2. Pernyataan Mengejutkan Saddil Ramdani soal Jordi Amat ke JDT

  3. Perusahaan Dana Kripto Bangkrut, Gagal Bayar Utang Rp 9 Triliun

  4. Presiden Jokowi Kunjungi Ukraina dan Rusia, Ekonom Beber Efeknya

  5. Israel Menyusup Masuk, Operasi Intelijen Iran Dibuat Hancur Lebur

BERITA LAINNYA