Berharap Stunting Turun, Gardu Ganjar Beri Susu dan Sayuran Gratis

11 September 2023 08:30

GenPI.co - Sukarelawan Gerakan Rakyat Desa Untuk Ganjar (Gardu Ganjar) memberikan susu dan sayuran gratis untuk bayi di Tangerang.

Kegiatan yang dilakukan oleh Sukarelawan Ganjar Pranowo itu bertujuan untuk mengurangi stunting di Tangerang, Banten.

Mereka memberikan bantuan paket bahan makanan bergizi untuk warga yang memiliki anak-anak usia bayi di bawah lima tahun (balita) di Desa Caringin, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Minggu (10/9).

BACA JUGA:  Cegah Hama Tanaman Semangka, Crivisaya Ganjar Adakan Penyuluhan ke Petani

Hal tersebut dikonfirmasi secara langsung oleh Ahmad Wahyudin Nasyar selaku Ketua Gardu Ganjar.

"Kami dari sukarelawan Gardu Ganjar Provinsi Banten melakukan kegiatan penurunan stunting di wilayah Caringin, Kecamatan Legok," kata Wahyudin dari rilis yang diterima GenPI.co, Senin (11/9).

BACA JUGA:  Sarasehan dan Dialog Seni Jadi Cara Pandawa Ganjar Tanggapi Keresahan Budayawan

Dikutip dari laman Kemenkes.go.id, menurut WHO pada 2015, stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar.

Definisi stunting kemudian diperbaharui pada 2020 menjadi kondisi pendek atau sangat pendek berdasarkan tinggi badan menurut usia yang kurang dari -2 standar deviasi (SD) pada kurva pertumbuhan WHO.

BACA JUGA:  Turun Tangan, Gardu Ganjar Beri Bantuan ke Korban Kekeringan di Pandeglang

Namun, pada intinya, stunting disebabkan oleh kondisi irreversibel akibat asupan nutrisi yang tidak adekuat dan/atau infeksi berulang atau kronis yang terjadi dalam 1.000 hari pertama kehidupan (HPK).

"Kami di sini memberikan bantuan dan membantu seluruh kader (Posyandu) untuk penurunan angka stunting di wilayah Desa Caringin Kabupaten Tangerang ini," tambah Wahyudin.

Inisiatif para sukarelawan Gardu Ganjar itu diakui terinspirasi oleh komitmen dan keberhasilan Ganjar Pranowo dalam menurunkan angka stunting selama dua periode menjabat Gubernur Jawa Tengah.

Berdasarkan perhitungan elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (ePPGBM), angka stunting di Jawa Tengah pada 2018 mencapai 24,4 persen lalu turun pada 2019 menjadi 18,3 persen.

Penurunan angka stunting di Jawa Tengah itu terus berlanjut pada 2020 menjadi 14,5 persen, 2021 menjadi 12,8 persen hingga pada 2022 lalu berada di angka 11,9 persen.

"Ini merupakan salah satu bagian program yang sering dilakukan oleh Pak Ganjar dan tentunya beliau adalah sosok Gubernur Jawa Tengah yang berhasil menurunkan angka stunting di wilayah Jawa Tengah," ujar Wahyudin menegaskan.(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Cosmas Bayu

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co