Menteri ESDM Beri Sinyal Naikkan Tarif Listrik, Yuk Siap-Siap

15 April 2022 04:40

GenPI.co - Masyarakat diminta bersiap-siap karena tarif listrik untuk golongan rumah tangga nonsubsidi atau tariff adjustment akan naik.

Menteri energi dan sumber daya mineral (ESDM) Arifin Tasrif menuturkan kenaikan tarif listrik ini lantaran menyikapi penguatan harga minyak dunia.

"Dalam jangka pendek rencana penerapan tariff adjustment tahun 2022 ini untuk bisa dilakukan penghematan kompensasi sebesar Rp 7-16 triliun," kata Arifin, Kamis (14/4).

BACA JUGA:  Mensos Risma Beri Kabar Baik Buat Warga, BLT Minyak Goreng Cair!

Selanjutnya, PLN juga memanfaatkan sumber energi di dalam negeri untuk menyuplai pembangkit listrik.

Oleh karena itu, pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dan pembangkit listrik energi terbarukan dioptimalkan untuk menyalurkan setrum ke masyarakat.

BACA JUGA:  IHSG Lanjutkan Penguatan, Analis Waspadai Kenaikan Harga Minyak

"Dilakukan percepatan pembangunan PLTS atap targetnya 450 megawatt di 2022," ujarnya.

Asal tahu saja, tariff adjustment merupakan skenario dalam menaikturunkan tarif listrik sesuai dengan indikator keekonomian dari biaya pokok penyediaan listrik (BPP).

BACA JUGA:  Harga Minyak Dunia Tetap Naik, Penyebabnya Ternyata karena Ini

Tarif listrik tersebut akan disesuaikan dengan perubahan nilai tukar rupiah, harga minyak mentah Indonesia (ICP) hingga inflasi.

Adanya tariff adjustment untuk mempertahankan kelangsungan pengusahaan penyediaan tenaga listrik.

Selanjutnya, untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada konsumen, peningkatan elektrifikasi dan mendorong subsidi listrik tepat sasaran.(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Ranto Rajagukguk

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co