Benny Wenda Beberkan Visi di Hardtalk, Pewawancara Bingung

29 September 2019 06:58

GenPI.co - Gejolak yang memanas di tanah Papua akhir-akhir ini dikaitkan dengan tokoh separatis Papua Benny Wenda. Pria yang merupakan Ketua Persatuan Gerakan Pembebasan untuk Papua Barat (ULMWP) ini dalam sepak terjangnya selalu berdasarkan pada visi melepaskan Papua dari Indonesia.

Dalam wawancara Bard Talk di BBC yang dipandu Stephen Sackur, 9 Sepember lalu, Benny Wenda membeberkan bahwa Papua lebih membutuhkan referendum ketimbang pembangunan.

“Laksanakan referendum, kami mau kedamaian dan keharmonisan di tanah kami. Itu yang mereka minta,” kata Benny kepada Stephen Sackur dalam tayangan video itu.

Baca juga:

Benny Wenda Gelagapan Soal Pembunuhan 19 Pekerja di Papua

Lenis Kagoya: Benny Wenda di Balik Kerusuhan Papua

Namun, hal yang lihat Stephen terkait persolan di Papua adalah kemiskinan. Menurutnya, pemerintah Indonesia saat ini telah melakukan upaya-upaya untuk mengentaskan kemiskinan dengan mulai membangun kawasan timur Indonesia.

“Persoalan kemiskinan di Papua mengakibatkan malanutrisi. Wabah membunuh anak-anak dengan cara langka dibandingkan negara lain. (Daerah) Anda membutuhkan material pembangunan,” kata Stephen.

Jawaban Benny Wenda bikin kening pewawancara berkerut lantaran bingung. Benny tidak ingin Papua dibangun oleh Indonesia yang dianggapnya sebagai penjajah. “Rakyat saya menderita di bawah operasi militer Indonesia di Papua. Ini sudah 50-58 tahun, di bawah penjajahan ilegal mereka,” bebernya.

Menurut Benny, pembangunan yang tengah terjadi di Papua bukan untuk menyejahterahkan rakyat di sana. Jalan-jalan dibangun untuk memberi kesempatan bagi berbagai perusahaan multinasional untuk merambah hutan Papua dan menjadikannya sebagai perkebunan. Hal itu membuat benny keukeh ingin referendum

Jika referendum, Benny yakin Papua akan merdeka. Kemudian, ia akan membangun Papua dan membuatnya menjadi negara hijau di dunia.

“Yang kami minta saat ini, kami ingin mengurusi pemerintahan kami sendiri. Itu permintaan sederhana kami kepada Pemerintah Indonesia. Kami ingin membuat “negara hijau” di dunia. Kami tidak ingin menghancurkan hutan dan gunung kami karena Papua adalah jantung planet ini,” katanya.

Hingga tayangan wawancara itu berakhir, Stephen Sackur tidak menemukan visi Benny Wenda soal kesejahteraan Papua.

Video viral hari ini:

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co