Uni Eropa Didesak Segera Cairkan Dana untuk Badan Pengungsi Palestina

02 Maret 2024 17:40

GenPI.co - Kelompok bantuan kemanusiaan pada Kamis meminta Uni Eropa untuk mengucurkan dana puluhan juta euro.

Badan utama PBB yang memberikan sebagian besar bantuan kepada orang-orang di Jalur Gaza ketika organisasi UNRWA berada di ambang kehancuran finansial.

Dilansir AP News, Komisi Eropa, cabang eksekutif UE, dijadwalkan mencairkan 82 juta euro (USD 89 juta) ke badan bantuan UNRWA pada 29 Februari.

BACA JUGA:  Bantu Palestina, TNI AL Kirim Makanan dan Minuman Produk Indonesia

UNRWA mengatakan bahwa mereka masih belum menerima pembayaran hingga Kamis pagi.

“Ini adalah momen perhitungan bagi UE sebagai pemimpin kemanusiaan dan donor penting dalam krisis ini,” kata Niamh Nic Carthaigh, dari Kantor Penghubung UE Plan International.

BACA JUGA:  Hamas Desak Israel Bebaskan Marwan Barghouti, Dipandang Tokoh Pemersatu Palestina

“Pemotongan lebih lanjut terhadap pendanaan UNRWA akan menjadi hukuman mati yang efektif bagi warga sipil yang terjebak di Gaza dan wilayah tersebut yang bergantung pada badan tersebut untuk kelangsungan hidup mereka."

Hal itu merupakan pernyataan bersama dari 17 kelompok bantuan, termasuk Komite Penyelamatan Internasional, Save the Children, dan Oxfam.

BACA JUGA:  Dukung Palestina, YKMI Desak Boikot Produk Terafiliasi Israel

Pasukan Israel menembaki kerumunan warga Palestina yang menunggu bantuan di Kota Gaza pada hari Kamis, kata para saksi mata. 

Lebih dari 100 orang tewas, kata otoritas kesehatan, sehingga jumlah korban tewas warga Palestina sejak dimulainya perang Israel-Hamas menjadi lebih dari 30.000 orang.

UNRWA terguncang oleh tuduhan bahwa 12 dari 13.000 stafnya di Gaza ikut serta dalam serangan Hamas pada 7 Oktober di Israel selatan.

Badan tersebut segera memecat para karyawannya, tetapi lebih dari selusin negara menangguhkan pendanaan senilai sekitar $450 juta, hampir setengah anggarannya untuk tahun 2024.

Komisaris Jenderal UNRWA Philippe Lazzarini menggambarkan pembayaran yang harus dibayar oleh UE sebagai “sangat penting.” Badan tersebut telah menjadi pemasok utama makanan, air dan tempat tinggal selama perang di Gaza.

Lazzarini telah memperingatkan bahwa mereka mungkin terpaksa menghentikan pekerjaannya segera.

Dua investigasi PBB terhadap tuduhan Israel terhadap badan tersebut sedang dilakukan, namun Komisi Eropa, donor terbesar ketiga untuk UNRWA setelah Amerika Serikat dan Jerman, telah menuntut audit terpisah dan ingin menunjuk para ahli untuk melaksanakannya. (*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Irwina Istiqomah

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co