Waduh Gara-gara Ini, Biden Diserang Partai Republik

01 Februari 2021 18:18

GenPI.co - Sepuluh anggota Partai Republik di Senat Amerika Serikat  menawarkan usulan tandingan kepada tagihan bantuan virus corona senilai 1,9 triliun dolar terhadap Presiden Joe Biden.

Para legislator itu mengatakan versi tagihan mereka akan mencakup  160 miliar dolar untuk vaksin Covid-19, pengujian, perawatan dan peralatan pelindung pribadi, dan akan menyerukan bantuan yang lebih bertarget.

BACA JUGA: Kegagalan Menangani Covid-19 Jadi Malapetaka Presiden Brasil

Penandatangan surat tersebut termasuk Senator Republik Susan Collins, Lisa Murkowski, dan Mitt Romney, beberapa kemungkinan besar kooperator lintas lorong Biden.

"Dalam semangat bipartisan dan persatuan, kami telah mengembangkan kerangka kerja bantuan Covid-19 yang didasarkan pada undang-undang bantuan COVID sebelumnya," demikian pernyataan para anggota Partai Republik, seperti dilansir dari Associated Press, Senin (1/2/2021).

Sementara, anggota parlemen meminta untuk bertemu dengan Biden dalam beberapa hari mendatang. Hal itu guna memenuhi proposal tersebut.

"Kami mencerminkan banyak dari prioritas yang Anda nyatakan, dan dengan dukungan Anda, kami yakin bahwa rencana ini dapat disetujui dengan cepat oleh Kongres dengan dukungan bipartisan," jelasnya.

Sebagai informasi, Biden, yang telah bertugas di Senat selama 36 tahun dan telah lama dianggap sebagai pembuat kesepakatan bipartisan, telah menyatakan semakin mendesaknya agar RUU virus corona disahkan.

BACA JUGA: Joe Biden Ngamuk, Militer Myanmar Wajib Bebaskan Aung San Suu Kyi

Dia juga berkampanye dengan janji tanggapan yang lebih kuat terhadap pandemi daripada mantan Presiden Donald Trump dan telah mengambil beberapa tindakan eksekutif sejak dilantik pada 20 Januari untuk mencoba mengendalikan pandemi.

Sementara, AS telah melaporkan lebih dari 26 juta kasus Covid-19 dan lebih dari 440.000 orang meninggal dunia karena virus corona hingga saat ini.(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Luthfi Khairul Fikri

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co