Gelombang Corona Picu Penguncian Auckland, Duh Gawat Berontak

28 Februari 2021 16:48

GenPI.co - Kota terbesar di Selandia Baru, Auckland, memulai penguncian keduanya dalam sebulan ketika otoritas kesehatan mencoba menahan sekelompok varian virus corona yang lebih menular yang pertama kali diidentifikasi di Inggris.

Penguncian tujuh hari di kota berpenduduk hampir dua juta orang itu terjadi tepat satu tahun setelah Selandia Baru mencatat kasus virus corona pertamanya.

BACA JUGA: Astaga Pernyataan PBB Panas Soal Xinjiang, China Dibuat Jantungan

Perdana Menteri Jacinda Ardern mengumumkan langkah itu pada Sabtu (27/2/2021), setelah kasus virus corona baru ditemukan di komunitas yang tidak dapat secara langsung dikaitkan dengan kasus sebelumnya.

Kasus tersebut melibatkan seorang siswa berusia 21 tahun yang telah terinfeksi selama seminggu tetapi tidak diisolasi.

“Terlepas dari upaya terbaik kami hingga saat ini, kasus-kasus baru-baru ini telah berhasil ketika mereka seharusnya tidak melakukannya,” kata Ardern dalam keterangannya, seperti dilansir dari Reuters, Minggu (28/2/2021).

Penguncian ini menyusul perintah tinggal di rumah tiga hari pada pertengahan Februari setelah munculnya varian lokal dari Inggris dari virus corona baru yang menyebabkan Covid-19. Sekarang ada sekitar 14 kasus yang terkait dengan cluster.

“Covid membunuh orang. Kita tidak boleh melupakan alasan kita mengambil tindakan ini dan ini untuk menyelamatkan nyawa masyarakat dan mata pencaharian kita," jelasnya.
 
Sementara, Judith Collins selaku pemimpin oposisi, menyerukan hukuman yang lebih keras terhadap mereka yang tidak mengikuti nasihat kesehatan masyarakat tentang isolasi.

“Tidak ada yang mau masuk dan keluar penjara,” kata Collins dalam sebuah pernyataannya.

Penguncian baru, dengan batasan Level 3, memungkinkan orang meninggalkan rumah hanya untuk belanja penting dan pekerjaan penting. Tempat umum akan tetap ditutup.

Pembatasan di negara lain akan diperketat hingga Level 2, termasuk batasan pertemuan publik.

BACA JUGA: Penculikan 42 Anak Sekolah Nigeria di Ujung Kematian, Gempar!

Tindakan tersebut telah memperumit beberapa acara olahraga dengan visibilitas tinggi yang direncanakan di Auckland.

Selandia Baru, dengan populasi lima juta, telah mencatat sedikit lebih dari 2.000 kasus virus corona sejak dimulainya pandemi dan 26 kematian.(*)

 

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Luthfi Khairul Fikri

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co