GenPI.co - Pendiri lembaga survei KedaiKopi Hendri Satrio menyentil berita terkait Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan memberi bantuan kepada rakyat miskin.
Seperti diketahui, pemerintah akan membagikan paket obat-obatan bagi penderita Covid-19 yang berasal dari kalangan masyarakat kurang mampu mulai pekan depan.
“Ini bagus Pak Jokowi, izin ini 2 catatan saya,” ujarnya kepada GenPI.co, Selasa (13/7).
Yang pertama, menurut Hendri Satrio, dalam pembagian bantuan tersebut tidak perlu menggunakan seremonial. Sebab, menurutnya, hal tersebut hanya membuang-buang uang.
“Kedua, tolong minta biro pers istana koreksi beritanya. Bahwa yang memberikan adalah Presiden, jadi Negara yang kasih obat, kecuali emang Bapak beneran ngasih pake kocek sendiri,” tandasnya.
Seperti diketahui, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan melakukan rapat koordinasi tingkat menteri.
Rapat tersebut juga dihadiri bersama pemimpin daerah terkait implementasi rencana tersebut.
“Minggu depan mudah mudahan sudah lebih baik (ketersediaan obat-obatan untuk penderita Covid-19," ujar Luhut.
Luhut juga tidak menjelaskan jumlah obat ataupun anggaran yang akan diberikan kepada rakyat miskin untuk program tersebut.
Dirinya hanya menyebutkan bahwa masyarakat harus menjunjukkan hasil tes PCR untuk mendapatkan bantuan obat gratis dari pemerintah. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News