Anggota DPR RI Sentil Keras Pemerintah Jokowi: Tak Sesuai Fakta

01 September 2021 03:30

GenPI.co - Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani ikut angkat suara terkait pujian para petinggi partai koalisi pendukung pemerintah terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam penanganan pandemi virus corona (Covid-19).

Sebab, menurut Netty Prasetiyani, bahwa hal tersebut kontras atau berbeda dengan fakta di lapangan.

Ketua DPP PKS itu pun menyebut masih banyak rakyat yang gelisah, susah, dan tidak tahu harus berbuat apa di tengah pandemi virus corona ini.
tak hanya itu, jumlah pengangguran dan pekerja yang dipecat juga meningkat.

BACA JUGA:  Kocok Pepaya Peras Jeruk Nipis Bikin Pria Dahsyat, Siap Goyang

"Pujian oleh tokoh-tokoh politik kontras dengan fakta di lapangan," jelas Netty Prasetiyani dalam keterangannya, Senin (30/8).

Menurut Netty Prasetiyani, Jokowi jangan terlena dengan pujian yang disampaikan parpol koalisi pendukung pemerintah bahwa penanganan pandemi covid-19 sudah berada di jalur yang tepat.

BACA JUGA:  Keberuntungan 4 Zodiak Bikin Kaget, Rezeki Kinclong, Cinta Hot

Netty Prasetiyani menilai, seluruh indikator penanganan pandemi covid-19 harus dianalisis lebih dahulu.

Sebab, Netty Prasetiyani berpendapat, pujian dari parpol koalisi pemerintah bisa mengaburkan kondisi pandemi covid-19 yang sebenarnya di Indonesia.

BACA JUGA:  Geprek Jahe Campur Lemon Bikin Pria Makin Greng, Istri Lemas Puas

"Bahaya jika pemerintah sampai terlena dengan pujian yang tidak berdasarkan data valid. Ini bisa mengaburkan kondisi sebenarnya," ungkap Netty Prasetiyani.

Menurutnya, kondisi krisis itu bisa dilihat dari angka positivity rate yang masih di atas standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hingga proses distribusi vaksin yang belum merata dan tepat sasaran.

"Distribusi vaksin belum merata dan target harian vaksinasi sering meleset. Bahkan terjadi kasus salah sasaran penggunaan booster vaksin untuk nakes oleh sejumlah pejabat dan kelompok lain yang tidak berhak," jelas Netty Prasetiyani.

Tak hanya itu, Netty Prasetiyani juga menyentil langkah pemerintah yang gencar menghapus mural atau coretan dinding berisi keresahan masyarakat terkait penanganan pandemi covid-19.

Netty Prasetiyani merasa heran dengan tindakan pemerintah yang menghapus mural keresahan publik, namun mempublikasikan pujian dari parpol koalisi pendukung pemerintah secara masif.

"Pertanyaannya, kenapa kritik mural rakyat dihapus, tapi puja-puji yang minim data itu justru dipublikasikan luas di media," pungkasnya.(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Tommy Ardyan

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co