Pentolan 212 Minta RUU Perlindungan Tokoh Agama Disahkan

28 September 2021 17:20 WIB
Pentolan 212 Slamet Marif. FOTO: Chlesea/GenPI

GenPI.co - Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif mendesak RUU Perlindungan Tokoh Agama segera disahkan.

Sebab, UU tersebut bisa melindungi para ulama di tengah sentimen kekerasan yang seolah meningkat.

BACA JUGA:  Ancaman Firli Bahuri Menggetarkan, Semua Harus Siap

Slamet menyoroti pembakaran mimbar masjid di Makassar, penusukan ustaz di Batam, muazin yang disayat di bagian telinga di Medan, hingga penembakan ustaz di Tangerang.

"Segeralah RUU perlindungan terhadap tokoh agama dibahas dan disahkan," kata Slamet kepada GenPI.co, Selasa (28/9).

Pentolan 212 ini tak habis pikir ustaz dan kiai kini seolah jadi sasaran. Hal itu menurutnya mirip gaya-gaya PKI di zaman dahulu.

BACA JUGA:  Kata Zoya Amirin, Istri Jilat Anu Suami Makin Disayang

"Ini sudah sering terjadi karena hukum terkesan tidak jalan dengan alasan (pelaku) orang gila," katanya.

Jika sudah dianggap gila, biasanya kasus akan menguap tanpa ada kelanjutannya. Hal itu menimbulkan tidak adanya efek jera terhadap masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua Majelis PKS Hidayat Nur Wahid belum lama ini juga menyoroti RUU Perlindungan Tokoh Agama dan Simbol Agama.

Saat itu HNW mengutuk penggunaan lembaran Al-Qur'an sebagai pembungkus petasan di Ciledug, Tangerang.

BACA JUGA:  Polemik TNI-Polri Jadi Kepala Daerah Menguat, Jokowi Harus Tegas

Dia pun mengingatkan DPR agar segera RUU tersebut sebagai upaya untuk memberikan perlindungan terhadap semua agama di Indonesia.

Menurutnya, RUU tersebut bisa menjadi prioritas DPR saat ini.(*)

Jangan lewatkan video populer ini:

TERPOPULER

  1. Suara Tegas Mahfud MD Bikin Kaget, Sebut Penggarongan

  2. Ekspresi Kocak Marcus Gideon Jadi Sorotan, BWF Beri Tantangan

  3. Corona Varian Omicron Menggila, Singapura Makin Sempoyongan

  4. Tips Dokter Boyke Agar Kuat Bermain Cinta Umur 40 tahun, Manjur!

  5. Zoya Amirin Buka-bukaan Agar Pria Tahan Lama, Bikin Puas Banget

BERITA LAINNYA