Duh, Menteri Jokowi Manfaatkan Keadaan Untuk Nyapres

07 Desember 2021 18:35 WIB
Menteri Jokowi dituding manfaatkan keadaan untuk nyapres. Efektivitas pemerintahan langsung dipertanyakan jelang Pilpres 2024. (Foto: Ricardo/JPNN.com)

GenPI.co - Menteri Jokowi dituding manfaatkan keadaan untuk nyapres. Efektivitas pemerintahan langsung dipertanyakan jelang Pilpres 2024.

Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Feri Amsari mengkritisi hal ini. 

BACA JUGA:  Pemerintahan Presiden Jokowi Tak Efektif, Harus Ganti Menteri

Pasalnya, banyak menteri Jokowi yang memiliki potensi menjadi Capres terlihat sudah mulai bermanuver untuk memfokuskan diri pada Pilpres 2024.

“Tentu menteri berminat jadi presiden tidak dilarang. Namun demikian, mestinya yang ditampilkan ke publik adalah kapasitas mereka selama menjalankan tugasnya,” ujar Feri kepada GenPI.co, Selasa (7/12).

Tidak hanya itu, Feri juga mengatakan bahwa seharusnya pembantu Jokowi saat ini memaksimalkan tugas dan tupoksi dalam kapasitas menteri dan bukan berkampanye untuk pilpres.

BACA JUGA:  Besok Rabu Pon! PAN dan Mantan Panglima TNI Potensi Jadi Menteri

“Harusnya begitu (menjalankan tugas), bukan melakukan kampanye-kampanye ringan yang terkesan memanfaatkan keadaan sebagai pemegang jabatan pembantu presiden,” ucapnya.

Oleh karena itu, Feri mengimbau publik untuk tetap peka dan jeli saat hendak memilih sosok Capres dari kalangan menteri.

“Publik harus membangun sentimennya terhadap menteri-menteri yang sibuk mengurus diri sendiri dibandingkan publik, terutama penanganan kondisi pandemi Covid-19,” ucapnya.

Di sisi lain, Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul juga berpendapat saja. Menurutnya, pemerintahan Jokowi periode ke-2 ini tidak efektif.

BACA JUGA:  Menteri Jokowi Menatap Pilpres, Pengamat: Segera Reshuffle

“Mereka juga terkesan bersantai-santai sejak angka Covid-19 menurun. Seolah-olah pandemi ini sudah bisa ditangani,” ucapnya.

Oleh karena itu, dirinya menyarankan agar Presiden Jokowi melakukan penyegaran di periode ke-2 ini dengan me-reshuffle kabinet kerjanya.

“Karena, visi misi Jokowi di periode pertama dan ke-2 ini berkesinambungan. Untuk memuluskan janji visi misi ini, perlu penyegaran dengan mengganti menteri,” tandasnya. (*)

Video viral hari ini:

TERPOPULER

  1. Teriakan Ruhut Sitompul ke Rizal Ramli Berbuntut Panjang, Tajam

  2. Mendadak Rezeki 3 Shio Mengalir Deras, Bikin Terkejut dan Bahagia

  3. Hujan Gol, AC Milan Hancurkan Juventus, Fantastis

  4. Hancur di Kandang, Barcelona Dikalahkan Alaves

  5. Tante Dinda Memaksaku untuk Menggaruknya, Katanya Sudah Gatal

BERITA LAINNYA