Analisis Pengamat, Megawati Nggak Sudi PDIP Dikalahkan Gerindra

17 Januari 2022 02:20

GenPI.co - Pengamat politik M. Qodari memberika analisisnya terkait wacana Prabowo disandingkan dengan Jokowi pada Pilpres 2024 mendatang.

Menurut Qodari, tidak akan mungkin Jokowi menjadi wakil Prabowo. Apalagi saat ini Ketum Gerindra itu merupakan anak buah Jokowi di pemerintahan.

Jika dalam hitungan politiknya, PDIP pun tidak akan sudi kader bintangnya dijadikan nomor dua pada pilpres 2024 mendatang.

BACA JUGA:  Jabatan Pangkostrad Kosong, Siapa Pengganti Dudung Abdurachman?

"Karena kalau pasangannya adalah Prabowo-Jokowi maka yang akan menjadi pemenang pemilu legislatif adalah Gerindra. Posisi PDIP sebagai partai pemenang Pemilu akan turun bergeser karena kalah populer oleh Partai Gerindra,” kata Qodari di Jakarta, Minggu (16/1).

Dia mengatakan, PDIP akan menjadi kendala besar jika pasangan calon Prabowo-Jokowi maju dalam pertarungan Pilpres mendatang.

BACA JUGA:  Ini Dia Orang Terkaya di Dunia Dari Hasil Kripto

Sebab, PDIP sejauh ini masih ingin membangun skenario tunggal dengan mengusung paket pasangan Prabowo-Puan Maharani.

"Karena apa? Karena kalau Prabowo-Puan maka yang akan menjadi pemenang Pemilu legislatif adalah Partai Gerindra,” ujarnya.

BACA JUGA:  Luhut Pandjaitan Sampaikan Kabar Penting, Mohon Doanya

Menurut Qodari, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri tidak akan rela menempatkan Jokowi di posisi kedua.
Hal itu akan menjadikan partai banteng moncong putih akan turun derajatnya dikangkangi Gerindra.

"Jadi apakah bisa atau nggak tanya dengan Bu Megawati. Tapi saya menduga Bu Mega cenderung tidak mau," jelasnya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Cahaya

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co