Manuver Koalisi Indonesia Bersatu Bisa Matikan Lawan di Pilpres

16 Mei 2022 14:40 WIB
Tiga ketum Parpol yakni Airlangga Hartarto, Suharso Monoarfa, dan Zulkifli Hasan sepakat koalisi. (dok pribadi)

GenPI.co - Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia (ASI) Ali Rif'an mengaku tidak terkejut ketika melihat terbentuknya Koalisi Indonesia Bersatu antara Golkar, PPP, dan PAN.

Menurut dia, meski berbeda ideologi, ketiga partai itu bisa membuat manuver mematikan pada Pilpres 2024.

BACA JUGA:  Ridwan Kamil Beri Dukungan Kepada Airlangga Maju Capres

"Namanya koalisi itu bukan hanya soal ideologi yang sama. Jadi, meski Golkar ke nasionalis, PPP dan PAN bernapaskan Islam, bisa tetap membuat koalisi," ujar Ali kepada GenPI.co, Minggu (16/5).

Ali menjelaskan manuver yang bisa membuat koalisi ini kuat, yakni pengenalan kepada masyarakat soal niat ketiga partai itu ke Pilpres 2024.

Menurutnya, jika mengetahui sedari awal tentang koalisi itu, masyarakat akan mudah menentukan sikap.

BACA JUGA:  Kabar Buruk dari RS Wisma Atlet, Pasien Covid-19 Bertambah

Sebab, dia menilai masyarakat sekarang membutuhkan figur-figur yang diusung ke Pilpres 2024.

"Masyarakat jadi punya banyak pengetahuan soal tokoh mana yang akan maju jadi capres. Ini sebuah keuntungan bagi koalisi yang dibangun sejak awal," jelasnya.

Ali mengatakan perbedaan ideologi sebuah parpol tidak akan berpengaruh untuk membuat sebuah koalisi.

Menurutnya, hal yang lebih penting ialah program visi misi dari sebuah parpol untuk menyambut Pilpres 2024.

"Jadi, saya rasa perbedaan ideologi itu nggak akan jadi penilaian terbentuknya sebuah koalisi, yang penting ialah programatik parpol dalam membangun fondasi kuat," imbuhnya. (*)

TERPOPULER

  1. Prajurit Gugur Baku Tembak dengan KKB, Begini Kata Andika Perkasa

  2. Jokowi Jadi Magnet di KTT G7, Pengamat: Disegani Pemimpin Dunia!

  3. Kasus Roy Suryo Berbuntut Panjang, Kuasa Hukum Siapkan Bukti

  4. Fans Malaysia: Naturalisasi Jordi Amat Batal, Indonesia Rugi

  5. DPRD DKI Skakmat Holywings, Ada Kata Sombong dan Tak Layak

BERITA LAINNYA