Pengamat Beber Kemungkinan PDIP Gabung KIB

12 Oktober 2022 06:10

GenPI.co - Direktur Eksekutif Indonesian Presidential Studies (IPS) Nyarwi Ahmad menduga pertemuan Ketua DPR Puan Maharani dan Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto merupakan upaya konsolidasi politik menjelang Pilpres 2024.

Menurutnya, kedua tokoh tersebut sangat memungkinkan untuk menarik gerbong Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Dengan demikian, Nyarwi menilai koalisi tersebut akan makin besar apabila PDIP yang diketuai Megawati Soekarnoputri bergabung.

BACA JUGA:  Koalisi Golkar dan PDIP Tinggal Menunggu Waktu

“Kondisi itu memungkinkan lantaran PDIP, Partai Golkar, PAN, dan PPP memiliki pengalaman bersama sebagai pendukung Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi),” ujar Nyarwi kepada GenPI.co, Selasa (11/10).

Nyarwi juga berpendapat koalisi antara PDIP dan Golkar sangat berponsi memajukan pasangan capres dan cawapres.

BACA JUGA:  PDIP Bakal Pilih Ganjar Pranowo Untuk Melawan Anies, Kata Pengamat

“Sebab, PDIP dan Golkar merupakan partai yang sama-sama dikenal sebagai nasionalis,” tuturnya.

Selain itu, menurut Nyarwi, kedua partai tersebut juga selalu lekat dengan dengan narasi-narasi besar untuk memperkokoh semangat gotong royong.

BACA JUGA:  PDIP dan Golkar Bikin Rencana, Puan-Airlangga Bakal Diduetkan untuk 2024?

“Kemudian memperkokoh ikatan kebangsaan dan melanjutkan agenda-agenda pembangunan,” tandasnya.

Sebelumnya, Puan Maharani bertemu dengan Airlangga Hartarto dalam acara jalan sehat di Monas, Jakarta pada Sabtu (8/10).

Dalam pertemuan itu, Airlangga menyatakan partainya bakal membuka ruang selebar-lebarnya untuk kerja sama. (*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Yasserina Rawie Reporter: Panji

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co