Soal Film Dirty Vote, Luhut Binsar Pandjaitan: Banyak Bohongnya

14 Februari 2024 15:20

GenPI.co - Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan memberikan komentar terkait film dokumenter Dirty Vote yang tayang di Youtube beberapa hari menjelang pemungutan suara Pemilu 2024.

Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pembuat film dokumenter Dirty Vote tersebut orang yang sama yang membuat film Sexy Killer pada 2019.

“Ternyata banyak bohongnya. Sayang juga sebenarnya, kita menebar kebohongan,” katanya dikutip dari Antara, Rabu (14/2).

BACA JUGA:  Soal Film Dokumenter Dirty Vote, Airlangga Hartarto: Kampanye Hitam

Dia juga membantah terkait adanya kecurangan selama proses Pemilu 2024. Sebab pengawasan dari penyelenggara pemilu sudah ketat.

“Siapa sih mau curang. Semua saling mengawasi kok. Jadi, kecurangan itu hampir tidak ada,” tuturnya.

BACA JUGA:  TKN Sebut Film Dirty Vote Ada Dugaan Fitnah, Bawaslu RI: Kami Dalami

Film dokumenter Dirty Vote diketahui disutradarai jurnalis senior Dandhy Dwi Laksono di bawah rumah produksi Watchdoc.

Dirty Vote yang rilis pada 11 Februari 2024 di Youtube itu mengungkap mengenai adanya sejumlah dugaan terjadinya kecurangan Pemilu 2024.

BACA JUGA:  Bawaslu RI Ambil Langkah Taktis Seusai Ada Kritik dari Film Dirty Vote

Dalam film tersebut, dipandu oleh tiga pakar hukum tata negara di antaranya Bivitri Susanti, Zainal Arifin Mochtar, dan Feri Amsari.

KPU RI menetapkan tiga pasangan capres dan cawapres pada Pemilu 2024. Nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.

Nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Selanjutnya nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. (ant)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Ridho Hidayat

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co