Ditipu Rp 17 M, Nirina Zubir Masih Beri Kesempatan untuk ART

17 November 2021 20:35

GenPI.co - Pemain film Nirina Zubir mengalami penipuan atas kasus mafia tanah yang menjerat mantan asisten rumah tangga (ART).

ART bernama Riri Khasmita bersama sang suami yang juga terduga pelaku, sebelumnya sudah ditawarkan penyelesaian secara kekeluargaan. Namun, pihak Nirina sebagai korban malah dimentahkan.

"Kami sekeluarga ada niatan baik untuk menyelesaikan ini secara kekeluargaan malah kami akhirnya dimentahkan balik," ujar Nirina Zubir di kawasan Antasari, Jakarta Selatan dikutp JPNN.com, Rabu (17/11).

BACA JUGA:  Fantasi Liar Nirina Zubir Bikin Gempar, Dengkul Bisa Lemas

Nirina pun akhirnya memilih melaporkan masalah tersebut ke kepolisian setelah mengumpulkan bukti-bukti terkait kasus tersebut.

Pemain film Paranoia, itu menyebut pihaknya berupaya mencari jalan terbaik untuk menyelesaikan masalah tersebut. Namun, kepercayaan yang diberikan sejak 2009 itu pada akhirnya dirusak oleh Riri.

BACA JUGA:  Syok, Nirina Zubir dan Ernest Kenang Keluarga Vanessa Angel

"Kami bahkan enggak pernah sedikit pun tidak baik kepada dia karena kami berterima kasih mereka ada di samping di saat kami sibuk kerja, tetapi malah diambil kesempatan," tutur Nirina Zubir.

Sebelumnya, Nirina Zubir menjadi korban mafia tanah dan mengalami kerugian mencapai Rp 17 miliar. Kejadian itu menimpa ibunda Nirina Zubir, Cut Indria Martini.

BACA JUGA:  Nirina Zubir Jadi Korban KDRT, Film Paranoia Bikin Tegang!

Peristiwa itu berawal dari Cut Indria Martini menduga surat-surat tanah miliknya hilang. Dia pun meminta tolong kepada Riri Khasmita untuk mencarikan surat tersebut.

"Dia (Ibunda) minta tolong sama ART untuk dibantukan, diurus suratnya,” imbuh Ibu 2 anak ini.

Alih-alih diurus, tetapi ternyata dia diam-diam menukar semua surat dengan namanya pribadi nama Riri Khasmita dari Bukit Tinggi bersama suaminya.(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Hafid Arsyid

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co