Menyusuri Destinasi di Kota Kecil Pati

Air Terjun Grenjengan Sewu. (Foto: liat.co)
Air Terjun Grenjengan Sewu. (Foto: liat.co)

Kota Pati adalah tempat lahir banyak tokoh nasional. Seperti KH Sahal Mahfudz, Kwik Kian Gie, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Ja'far, Kepala Bulog Budi “Buwas” Waseso, serta tokoh lainnya.

Selebihnya, Pati hanyalah daerah kecil, daerah pertanian, luasnya tidak sampai 1.500 kilometer persegi. Namun, saat #PesonaMudik2018, banyak tokoh yang pulang kampung ke Pati. Lalu ke mana mereka harus pergi dan berjalan-jalan mengisi #PesonaDestinasiLebaran? “Kami punya 10 daftar lokasi wisata yang perlu dikunjungi, seumpama punya waktu longgar di Pati. Ada wisata alam, wisata religi, dan wisata sejarah di sana,’’ jelas Menteri Pariwisata Arief Yahya, Minggu (3/6).

Berikut #Top10DestinasiLebaran2018 yang bisa dijadikan panduan jika kalian berkunjung ke Pati.

Air Terjun Grenjengan Sewu

Air terjun yang terletak di Desa Jeahi, Kecamatan Gunungwungkal ini menyuguhkan keindahan yang mempesona. Guyuran air yang jatuh dari ketinggian 75 meter, membuat Anda tak akan bisa berkata-kata untuk mengungkapkan keindahannya. Air yang jatuh dari puncak air terjun ini juga tidak akan berkurang debitnya meski musim kemarau datang. Jadi jangan sampai Anda tidak datang ke sini bila sedang berada di Pati.

Air Terjun Tadah Hujan

Air Terjun Tadah Hujan memiliki tinggi 75 meter. Tempat ini sering disinggahi para muda mudi Pati. Lokasinya yang diapit oleh tebing di kanan kirinya menimbulkan suasana yang tenang dan romantis. Selain itu tak jauh di sebelah bawah tersedia sebuah kolam renang berair jernih.

Air Terjun Teretes dan Jenar

Bila datang ke Desa Gunungsari, Kecamatan Tlogowungu, kita akan disuguhkan dua air terjun sekaligus. Air terjun pertama dinamakan ‘Teretes’ yang letaknya berada di sisi sungai. Sedangkan air terjun kedua dinamai ‘Jenar’ berada di sebelah atas dari air terjun pertama. Komplek air terjun terletak di tengah-tengah perkebunan kopi milik warga dan agak jauh dari jalan raya.

Gua Pancur

Goa Pancur adalah goa alam yang terletak di Desa Jimbaran, Kecamatan Kayen, Pati. Goa ini memiliki pemandangan yang sangat indah yaitu berupa stalagtit dan stalagmit yang ada di sepanjang goa.

Yang perlu Anda ketahui bahwa di dalam goa ini juga terdapat aliran sungai yang kedalamannya bisa mencapai pinggang orang dewasa. Di sana, Anda dapat menggunakan jasa pemandu wisata lokal agar dapat menunjukkan jalan yang aman serta dapat menceritakan berbagai hal yang ada seputar Goa Pancur ini.

Gua Wareh

Mitos gua ini erat sekali hubungannya dengan tokoh Semar, sesepuh Punakawan dalam cerita pewayangan. Menurut cerita yang turun temurun, di gua inilah Semar beristirat dan bersemadi. Selain banyak dikunjungi oleh para pelaku spiritual maupun masyarakat awam yang hanya ingin berekreasi, gua ini juga banyak dikunjungi oleh para pecinta alam mengingat di sekitar gua terdapat berbagai lokasi yang enak digunakan untuk camping dan panjat tebing.

Pulau Seprapat

Pulau ini adalah sebuah pulau kecil di tengah Sungai Silugonggo di Kecamatan Juwana. Konon, pulau ini biasa dijadikan sebagai lokasi ngalap berkah dan pesugihan. Meski diliputi misteri, pulau Seprapat juga cukup menarik untuk dikunjungi wisatawan. Pemandangannya indah dan masih alami, serta ditumbuhi pepohonan yang rindang dan teduh.

Masjid Agung Baitunnur

Masjid Baitunnur ini terletak di sisi sebelah barat alun-alun kota Pati, atau yang lebih dikenal sebagai simpang lima. Di sebelah kiri Masjid Agung Baitunnur, tepat di sisi utara alun-alun, terdapat Kantor Bupati Pati dan Gedung DPRD Kabupaten Pati. Masjid Agung Baitunnur memiliki arsitektur yang unik.

Di samping kiri masjid menjulang menara tunggal yang terpisah dengan bangunan utama masjid. Di sebelah belakang masjid berdiri Gedung Islamic Centre yang bergandengan dengan tempat wudlu dan kamar mandi. Keunikannya, antara masjid dan tempat wudlu dihubungkan dengan teras dan kolam yang sama-sama berdasarkan tatanan batu-batu kecil.

Pantai Banyutowo

Pantai ini sering dilirik wisatawan di sekitar kota Pati seperti Jepara, Kudus, sampai Semarang. Letaknya di Desa Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, sekitar 36 Km dari pusat kota Pati. Di sini, Anda bisa menikmati panorama pantai nan asri, serta dermaga tempat merapatnya perahu nelayan. Beberapa kali dalam setahun, pantai ini juga menjadi tempat berlangsungnya ritual sedekah laut.

Pintu Gerbang Majapahit

Pintu Gerbang Majapahit merupakan situs peninggalan cagar budaya purbakala Pati. Untuk itu, wisata sejarah ini tidak akan membuat Anda kecewa, karena di sini Anda bisa melihat lagsung gerbang utama dari Kerajaan Majapahit. Nah jangan lewatkan wisata berwawasan sejarah ini kalau ke Pati, ya.

Juwana Water Fantasy

Tempat yang satu ini sangat cocok Anda datangi bersama di kecil, di sini terdapat berbagai wahana yang siap menemani Anda bermain air. Jangan lupa kunjungi JWF, yang terletak di depan jalan pantura yaitu Jl. Juwana - Rembang Km.8 Desa Bumimulyo (Mujil) Kecamatan Batangan kabupaten Pati.

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P



RELATED NEWS

KULINER

My Trip Story

Oleh:
Anggi Agustiani
Reporter