Pesona Danau Tambing di TNLL

Tempat dengan pemandangan asri ideal untuk  menenangkan diri setelahrutinitas yang menjemukan. Pohon-pohon yang rindang, udara bersih plus suara-suara burung dan serangga adalah terapi yang bik untuk menyegarkan pikiran.

Jika kamu berada di Sulawesi Tengah, ada tempat seperti itu yang bisa kamu datangi. Namanya Taman Nasional Lore Rindu (TNLL). Taman yang adalah salah satu lokasi perlindungan hayati Sulawesi ini berjarak sekitar 60 kilometer selatan kota Palu. Koordinatnya di antara 119°90’ – 120°16’ di sebelah timur dan 1°8’ – 1°3’ di sebelah selatan.

Dibandingkan dengan taman nasional lain di Indonesia, TNLL masuk kategori sedang dari segi luas wilayah.  Taman nasional ini meliputi kawasan 217.991.18 ha. Itu sama dengan  1.2% wilayah Sulawesi yang luasnya 189.000 km² atau 2.4% dari sisa hutan Sulawesi yakni 90.000 km². Ketinggian kawasa taman ini bervariasi, antara 200 sampai dengan 2.610 meter di atas permukaan laut. Taman Nasional ini sebagian besar terdiri atas hutan pegunungan dan sub-pegunungan (±90%) dan sebagian kecil hutan dataran rendah (±10%).

Uniknya, di TNLL ada sebuah danau yang kerap dikunjungi wisatawan. Namanya Danau Tambing atau Rano Kalimpaa, sebagaimana masyarakat lokal menyebutnya. Danau in iterletak di terletak di desa Sedoa, Lore Utara, Kabupaten Poso. Lokasinya yang berada di ketinggian 1.700 dari permukaan laut membuat udara di sekitarnya sejuk dan menyegarkan. Nuansa asri makin terasa oleh pepohonan yang tumbuh rapat di tepi danau.

Sebagai tempat wisata, Danau Tambing  ini dikelola oleh Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu.  Lantaran  juga menjadi bagian dari wilayah Kabupaten Poso, pengelolaannya juga oleh Pemerintah kabupaten setempat.

Pada 2014, pengunjung objek wisata Danau Tambing masih sekitar 3.000 orang. Kenaikan drastis terjadi  tahun 2015,  dimana tercatat ada sekitar 6.000 wisatawan luar dan lokal yang datang. Selama bulan Januari hingga Agustus 2016, jumlah pengunjung sudah mencapai 13.000 orang. Hari Sabtu dan Minggu merupakan hari yang mendapatkan paling banyak kunjungan dari wisatawan, termasuk dari mancanegara.

Danau ini dapat dikunjungi dengan menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua dengan waktu tempuh selama 2,5 jam.  Kondisi jalan baik karena merupakan jalan provinsi yang menghubungkan Palu dengan dataran tinggi legendaris Napu di Kabupaten Poso.  Di lokasi wisata ini kamu dapat menginap denganmendirikan tenda. Terdapat pula qoteks dan alat kemping lainnya.

Informasi dari Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu, ciri khas yang ada di lokasi Danau Tambing adalah flora dan faunanya. Danau Tambing memiliki keanekaragaman makhluk hidup, seperti spesies burung. Lebih dari 260 jenis burung menjadikan kawasan  ini sebagai rumah. Hal itu membuat Danau Tambing  dijuluki "Surga Burung". 30 persen di antara spesies burung tersebut adalah jenis endemik,, hanya ada dan berkembang biak di sekitar Danau Tambing. Dua diantaranya adalah burung kipasan Sulawesi (Rhipidura teysmanni) dan burung kancilan ungu (maroon-backed whistler). Ukuran kedua burung ini sangat kecil, tidak lebih besar dari buah salak pondoh.

Di Danau Tambing juga hidup  spesies hewan seperti Nuri Sulawesi (Tanygnathus sumatranus), Kakatua (Cacatua sulphurea), Rangkong (Buceros rhinoceros dan Aceros cassidix), dan Pecuk ular (Anhinga rufa). Kawasan ini juga tempat hidup berbagai macam jenis tanaman.

Mau menikmati keindahan TNLL dan Danau Tambing? Ayo, atur jadwal sekarang!

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P



RELATED NEWS

KULINER

My Trip Story

Oleh:
Anggi Agustiani
Reporter