Mahasiswa Bule Takjub dengan Tarian Riau

Salah satu pertunjukan tarian di perhelatan Parade tarian Riau.
Salah satu pertunjukan tarian di perhelatan Parade tarian Riau.

Delapan orang mahasiswa asing dari berbagai negara dibuat takjub saat menyaksikan pagelaran parade tari daerah Riau. Tari-tarian tersebut digelar di Anjung Seni Idrus Tintin, komplek Bandar Seni Raja Ali Haji purna MTQ, Pekanbaru, Sabtu (7/7) lalu. 

Mahasiswa asing tersebut adalah Thomas (slovakia), Grazyna  (poland) Barbora (Czech Republik), Jumana (Denmark), Catrina dan Tiago (Portugal), Rose dan Sabrina (France). Mereka berkesempatan menikmati parade tari daerah Riau yang digelar oleh Dinas Pariwisata Provinsi Riau itu. Di perhelaran itu ada da sajian tarian dari 9 Kabupaten di wilayah Riau yaitu, Kabupaten Siak, Indragiri Hulu, Rokan Hulu, Indragiri Hilir, Bengkalis, Kota Dumai dan Pekanbaru. 

Rombongan mahasiwa luar negeri tersebut didampingi wakil ketua eksternal CIMSA Fakultas Kedokteran Universitas Riau (UR), Yovie. Dijelaskanya, kunjungan para pelajar bule itu ke Pekanbaru, dalam rangka professional exchange atau dengan kata lain sebagai Koas selama 1 bulan, yang tergabung dalam wadah organisasi CIMSA (Center for Indonesian Medical Students’ Activities) yang ada di 23 lokal atau universitas dan 7 wilayah. 

Yovie menuturkan, pada mulanya dirinya mengetahui acara tersebut melalui media sosial instagram. Lalu mengajak rekan-rekannya yang berasal dari berbagai negara itu untuk melihat pertunjukan tersebut. 

"Awalnya mereka tidak paham ini acara seperti apa, lalu bersama dengan beberapa teman dari CIMSA FK UR menjelaskan rangkaian acara tersebut. Lalu, mereka sangat antusias karena adanya tari tradisional Riau," tutur Yovie. 

Ia melanjutkan, selama acara para mahasiwa itu  juga sibuk mengambil beberapa dokumentasi. “Tidak sedikit yang antusias untuk merekam, apalagi setelah tau bahwa parade tari  ini menyajikan berbagai tarian dari tiap Kabupaten," ujar Yovie. 

Selama di Pekanbaru, nantinya para mahasiswa fakultas kedokteran itu juga akan mengunjungi beberapa tempat wisata di Riau. Beberapa diantaranya adalah candi Muara Takus, Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas dan Mesjid Agung An Nur.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Riau, Fahmizal, sangat menyambut baik dengan kedatangan para mahasiswa dari mancanegara itu." Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada CIMSA," kata Kadispar Riau, Fahmizal. 

Ia menuturkan, guna mendorong sektor pariwisata pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, tentunya juga harus dilakukan bersama dengan unsur pentahelix yaitu pemerintah bersama akedemisi, pihak swasta, media, dan komunitas.

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P



RELATED NEWS

KULINER

My Trip Story

Oleh:
Anggi Agustiani
Reporter