Gagang Bayam Timur, Si Manis dari Danau Limboto

Burung Gagang Bayam. (Foto: GenPI Gorontalo)
Burung Gagang Bayam. (Foto: GenPI Gorontalo)

Burung gagang bayam timur (Himantopus leucocephalus) menjadi idola wisata alam Danau Limboto. Gagang bayam timur masih banyak dijumpai di kawasan lahan basah, seperti pinggiran danau, sungai, atau sawah. Burung ini biasa ditemukan dalam kelompok kecil hingga ratusan ekor saat mencari makan.

“Burung gagang bayam timur merupakan burung pendatang meskipun pernah dijumpai berbiak di Danau Limboto,” kata Ririn Hasan, penggiat lingkungan yang juga staf Balai Konservasi Sumber Daya Alam Gorontalo.

Burung ini dengan mudah dapat dilihat dari tanggul yang berfungsi sebagai jalan atau dari sawah warga. Dengan warna bulunya hanya hanya hitam putih ini memudahkan orang untuk mengidentifikasinya.

“Kakinya jenjang panjang berwarna kemerahan dengan paruh hitam panjang. Biasa ditemukan sedang mencari makan atau istirahat di kawasan berlumpur,” jelas Ririn Hasan.

Tidak sepanjang tahun burung ini ditemukan di Gorontalo, pada bulan-bulan tertentu saja bisa disaksikan dengan mudah. Ririn Hasan menyarankan jika melihat satwa liar di Danau Limboto lebih baik menggunalan teropong atau kamera dengan lensa panjang.

Kepala Dinas Pariwisata kabupaten Gorontalo Haris Tome menambahkan, kehadiran burung gagang bayam timur ini akan dijadikan atraksi wisata dalam pengembangan ekowisata di Danau Limboto. "Sejak awal tahun ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo bahkan telah mencanangkan destinasi ini sebagai kawasan wisata utama." imbunya

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P



RELATED NEWS

KULINER