Tarian SOS Siap Hentak Istana

Tarian SOS Siap Hentak Istana
Image Caption Here

Tarian Sasadu On The Sea (SOS) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) akan mewarnai penyelenggaraan Hut RI ke-73 di Istana Negara, Jumat (17/8) mendatang. Penampilan tarian kolosal ini ditandai dengan gladi kotor dan gladi bersih di Istana Negara pada  Selasa (14/8) dan Rabu (15/8).

Penampilan Tarian SOS di Istana diakomodir oleh Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (DPPA) Halbar. Akan ada 100 penari yang membawakan pertunjukkan tersebut.

"Sesuai jadwal yang diberikan dari pihak Istana, tarian SOS tampil pukul 08.00 WIB sebelum pelaksanaan detik detik proklamasi RI,"ungkap Kepala Dinas PPA Halbar Fransiska Renjaan, Rabu (15/8).

Fransiska menjelaskan, sasadu merupakan nama rumah adat suku sahu.  Suku tersebut  tinggal Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara.

Pertunjukan "Sasadu On The Sea" menampilkan gabungan tarian dari setiap suku yang ada di kepulauan Halbar.  Ada tarian Cakalele, soya-soya, sara dabi-dabi, bambu gila, Legu salai dan  ragam tarian ritual perang. Ada pula  tarian syukur atas panen padi, hingga tari penyambutan tamu. Semuanya dirangkum menjadi satu.

"Pertunjukan SOS ini adalah embrio dari pertunjukan spektakuler Cry Jailolo dan Balabala yang saat ini telah mendunia, karya koreografer terbaik tanah air Eko Supriyanto," tambahnya.

Fransiska berharap doa dan dukungan masyarakat Maluku Utara, khususnya Masyarakat Halbar. Dengan begitu penari SOS dari Jailolo bisa tampil maksimal nantinya.

"Kami mohon doa dan dukungan masyarakat Malut, agar para penari tetap sehat dan bisa tampil di Istana Negara secara maksimal dan sukses," imbuh Fransiska.



RELATED NEWS

KULINER