Novel Roman ini Promosi Tempat Wisata Nganjuk

Novel Roman ini Promosi Tempat Wisata Nganjuk
Image Caption Here

Mempromosikan keindahan dan destinasi wisata bisa lewat media apa saja. Seorang pemuda asal Nganjuk punya cara unik untuk membuat spot-spot wisata di daerahnya semakin dikenal luas. Sebuah novel roman dipilih sebagai medianya.

Arjuno Resowiredjo, nama pemuda tersebut menulis kisah roman anak SMA yang berjuang meraih cita-cita. Kisah tersebut tentu saja dibumbui cerita-cerita khas anak muda yang menapaki dinamika usai remaja.

Yang bikin menarik adalah Arjuno menyertakan spot-spot wisata di Nganjuk sebagai latar kisah di novelnya itu. Ada air terjun Sedudo, Bukit Kerta Bhuwana, hingga Bukit Goa Kali.

Novel berjudul 'Abu-abu si Merah Marun'. Kisanhnya mengenai Juno ( Tokoh Utama ) yang punya hobi sepakbola dan hiking. Dia menceritakan begitu menakjubkannya Gunung Wilis dan Puncak Limas, jalur pendakian yang mempunyai banyak peninggalan candi-candi di Masa Kerajaan dahulu.

Nganjuk memang dikunjungi. Aksesnya sangat mudah lantaran sudah dilewati jalan tol. Dari Surabaya, hanya butuh waktu 1,5 jam untuk menuju kota ini.

Daerah ini memiliki banyak destinasi wisata yang layak dikunjungi. Ada air Terjun Sedudo di Desa Ngliman Kecamatan Sawahan, dengan suguhan eksotisme yang menawan. Jaraknya sekitar 30 km arah selatan ibu kota kabupaten Nganjuk.

Ada juga Watu Lawang Sawahan Nganjuk. Ini merupakan destinasi wisata yang menyuguhkan bentangan panorama alam bak nirwana. Sementara Pura WIlis Kerta Bhuwana menawarkan aura surgawi yang kental. Bangunan  pura tertua di pegunungan Wilis kerap dijadikan tempat wisata rohani bagi umat Hindu.  

Bagi yang suka mendaki, Nganjuk juga punya. Di jalur ini terdapat beberapa peninggalan zaman kerajaan yang sampai sekarang masih ada. Bahkan di puncak gunung juga terdapat pemandian untuk raja zaman dahulu kala.



RELATED NEWS

KULINER