Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Terancam Kesulitan Air Bersih, Daerah Ini Siapkan Rp700 Juta

Ilustrasi - Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama Universitas Islam Indonesia (UII) terus menggencarkan pasokan air bersih di Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. ANTARA/HO-ACT
Ilustrasi - Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama Universitas Islam Indonesia (UII) terus menggencarkan pasokan air bersih di Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. ANTARA/HO-ACT

GenPI.co - Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul menyiapkan anggaran sebesar Rp700 juta untuk penanganan bencana kekeringan 2021 ini.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunung Kidul Edy Basuki mengatakan anggaran tersebut mayoritas digunakan untuk bantuan pemenuhan air bersih.

BACA JUGA: Tanggap Bencana, BNPB Gelar Latihan Hadapi Bencana Tiap 26 April

Menurutnya, anggaran sebesar Rp700 juta ini hampir sama dengan tahun lalu. Hanya untuk serapannya pada 2020 silam kisaran Rp350 juta sampai Rp400 juta karena musim kemarau yang cenderung pendek.

“Untuk pemakaian anggaran tergantung dari kebutuhan atau lamanya dampak kekurangan air bersih yang ditimbulkan musim kemarau,” katanya di Gunung Kidul, Senin (10/5).

Edy mengatakan dalam waktu dekat ini akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait lainnya seperti pemerintah desa, kecamatan, maupun Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

 “Termasuk nanti bersama Paguyuban Air Minum Masyarakat Yogyakarta (Pamaskarta). Kami siapkan langkah mengatasi kekeringan,” tuturnya.

Edy mengungkapkan bersama pemerintah kecamatan nantinya BPBD melakukan pemetaan wilayah rawan kekeringan.


Redaktur : Ridho Hidayat

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING