Jelang Ramadhan, Pejabat Riau Ziarah Makam Sultan Siak

Sejumlah Pejabat Riau ziarah makam Sultan Siak V di kecamatan Senapelan, Pekanbaru. Foto: Heru/ GenPI.co
Sejumlah Pejabat Riau ziarah makam Sultan Siak V di kecamatan Senapelan, Pekanbaru. Foto: Heru/ GenPI.co

GenPI.co – Jelang Ramadhan 1440 Hijriyah sejumlah pejabat di Riau melakukan tradisi ziarah makam Sultan Siak dan  Mandi Potang Balimau. Kegiatan ini diawali mengunjungi makam pendiri kota Pekanbaru (Marhum Pekan) Sultan ke V kerajaan Siak.

Komplek Makam Marhum Pekan merupakan salah satu kawasan wisata sejarah lokasinya berada di kecamatan Senapelan, tepatnya bersebelahan dengan Masjid Raya. Pada tahun 2010, melalui UU No.11 tahun 2010, komplek pemakaman ini ditetapkan sebagai salah satu bangunan cagar budaya yang harus dilindungi keberadaannya.

Kegiatan ziarah makam adalah salah satu ragkaian kegiatan Potang Balimau, dikemas dalam balutan pariwisata. Pada penyelenggaraan tahun ini diadakan pembacaan sejarah Marhum Bukit dan Kota Pekanbaru oleh perwakilan Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, sehingga masyarakat Pekanbaru tahu riwayat sejarah.

Tampak hadir pada acara itu, Wakil Gubernur Riau, Edy Natar, Wakil wali kota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, tokoh masyarakat, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Pekanbaru, Nurfaisal dan jajaran ASN pemkot Pekanbaru dan pemprov Riau.

Baca juga: Dispar Pemkot Pekanbaru Gelar Wisata Religi

 Setelah berziarah di komplek makam marhum Pekan, tamu yang hadir berjalan kaki menuju taman Tuan Kadi, lokasinya di tepian sungai Siak tak jauh dari Masjid Raya Nur Alam. Dalam perjalanan rombongan diarak pemain kompang juga para pembawa bunga manggar, melintasi kampung wisata Bandar Senapelan.

Setibanya di taman Tuan Kadi, upacara tradisi Potang Balimau diawali pemukulan lima buah beduk oleh para pejabat yang hadir. Selanjutnya melakukan tepuk tepung tawar dilanjutkan menyiramkan air balimau ke 20 anak yatim, sekaligus memberikan santunan dan seperangkat pakaian dan alat shalat.


Wakil Gubernur Riau,  Edy Natar menuturkan, Tradisi Potang Balimau adalah tradisi adat istiadat kebiasaan orang-orang tua sejak jaman dulu. Kegiatan ini tidak ada kaitanya dengan ritual agama.


Redaktur : Cahaya

RELATED NEWS