Haedar Nashir: Jauhi Politisasi Pancasila

Haedar Nashir: Jauhi Politisasi Pancasila - GenPI.co
Ketua Umum PP Muhammdiyah Haedar Nashir.(Foto: Humas PP Muhammadiyah)

GenPI.co -
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menyambut baik hari kelahiran Pancasila yang jatuh pada 1 Juni. Haedar Nashir mewanti-wanti agar elit di negeri ini jangan melakukan politisasi Pancasila.

Menurutnya, politisasi pancasila dapat membuat ketidakpercayaan terhadap ideologi Pancasila itu sendiri.

"Jauhi politisasi Pancasila untuk kepentingan apa pun, karena kita belajar dari sejarah setiap reduksi, penyimpangan, dan politisasi Pancasila akan menimbulkan ketikdapercayaan pada Pancasila itu sendiri. Jangan membawa pancasila menjadi sesuatu yang sempit," ujar Haedar Nashir, dalam siaran pers PP Muhammadiyah.

BACA JUGA:  Kepada Elite Negeri, Ini Pesan Ketum PP Muhammadiyah

Pancasila yang sudah menjadi dasar negara, kata Haedar Nashir, adalah Pancasila 18 Agustus 1945 dengan pengalaman sejarah yang panjang di era orde lama, orde baru, dan setelah reformasi selama dua dasawarsa.

Haedar mengajak seluruh warga bangsa untuk mewujudkan Pancasila. Pertama, menerapkan Pancasila dalam kehidupan bernegara, melalui seluruh institusi kenegaraan agar betul-betul menjadikan setiap sila Pancasila sebagai dasar nilai, dasar pijakan mengambil keputusan dan orientasi dalam kebijakan tersebut agar tetap berada di koridor Pancasila.

BACA JUGA:  Dukungan ke Palestina, Haedar Nashir: Saatnya Tidak dengan Teriak

"Pertentangan sering terjadi karena kebijakan-kebijakan negara itu tidak sejalan dengan jiwa, alam pikiran, dan moralitas Pancasila,” ujar Haedar.

Menurut Haedar Nashir, pancasila harus menjadi pedoman hidup berbangsa bagi seluruh komponen dan warga bangsa, termasuk para elit bangsa.

BACA JUGA:  Astaga, Tokoh Muhammadiyah Ini Disebut Provokator, Ternyata..

Perumusan Pancasila untuk menjadi bahan sosialisasi dalam kehidupan bernegara jangan mengulangi yang telah terjadi di masa lalu.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara