Siap-siap, Warga Jogja Dapat 5.000 Vaksin AstraZeneca

Siap-siap, Warga Jogja Dapat 5.000 Vaksin AstraZeneca - GenPI.co
Ilustrasi – Kawasan Jalan Malioboro Yogyakarta.(FOTO: ANTARA)

GenPI.co - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Yogyakarta menerima sekitar 5.000 dosis vaksin AstraZeneca. Vaksin 5.000 dosis AstraZeneca tersebut masuk program vaksinasi bersama dengan vaksin Sinovac yang sudah diterima sejak program vaksinasi digulirkan.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan Vaksin AstraZeneca ini sudah disalurkan untuk program vaksinasi. Vaksin AstraZeneca ini sebelumnya sempat ditunda penggunaannya.

"Vaksin AstraZeneca ini sudah disalurkan untuk program vaksinasi. Terlebih saat ini vaksin tersebut seluruhnya dinyatakan aman digunakan termasuk bets yang sebelumnya sempat ditunda penggunaannya," kata Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi, dilansir Antara, Kamis (3/6/21).

BACA JUGA:  Siap-siap, Warga Cianjur Dapat Vaksin Baru Sinopharm 3.650 dosis

Di Kota Yogyakarta, 5.000 dosis vaksin AstraZeneca yang berasal dari Inggris tersebut sudah digunakan sejak tiga pekan lalu dan Satgas Penanganan Covid-19 Yogyakarta menyebut tidak ada laporan kejadian ikutan pascaimunisasi yang masuk kategori berat.

"Vaksinasi dengan AstraZeneca berjalan lancar dan aman sampai sekarang. Mudah-mudahan tidak ada sesuatu," katanya.

BACA JUGA:  Masyarakat Jogja di Atas 50 Tahun Mulai Divaksin

Selain digunakan untuk mendukung kebutuhan vaksinasi massal, vaksin AstraZeneca juga sudah didistribusikan ke sejumlah fasilitas kesehatan terutama ke empat rumah sakit.

Satgas Penanganan Covid-19 Yogyakarta kembali mengingatkan jika vaksinasi hanya merupakan satu cara untuk menghadapi pandemi Covid-19, dan meminta masyarakat yang sudah divaksin untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

BACA JUGA:  90 Persen Kematian Akibat Covid-19 di Yogyakarta Merupakan Lansia

"Protokol kesehatan secara ketat merupakan pertahanan terakhir kita. Apalagi Yogyakarta banyak menerima tamu dari berbagai daerah. Dengan kondisi seperti ini, maka mau tidak mau program vaksinasi harus bisa dipercepat selain disiplin protokol kesehatan," katanya.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara