Meriam Pipa Kaleng Ramaikan Bulan Puasa di Tanjungpinang

Seorang anak kecil sedang bermain meriam pipa kaleng. Foto: Milyawati.
Seorang anak kecil sedang bermain meriam pipa kaleng. Foto: Milyawati.

GenPI.co - Sejumlah anak-anak asyik memainkan meriam pipa kaleng susu. Permainan ini agak berbeda dari meriam bambu yang biasa sering dimainkan di bulan puasa. itulah pernak-pernik kemeriahan bulan ramadhan di daerah Tanjungunggat, Tanjungpinang, Kepri.

Jika meriam bambu disulut menggunakan api dan berbahan bakar minyak tanah, untuk meriam pipa memakai spritus dan disulut menggunakan pemantik api dari korek.

Meriam pipa kaleng Susu relatif lebih bersih, praktis dan juga aman. Namun, bunyinya tak kalah nyaring dengan ledakan dari Long Bumbong alias meriam bambu. Meriam ini terbuat dari pipa, kaleng susu dan berbahan bakar spritus.

Salah satu anak, Naufal memainkan meriam ini lantaran diperbolehkan oleh orang tuanya. Karena tidak menggunakan bahan yang terlalu berbahaya. Cara bermainnya juga cukup mudah. Bahan-bahannya pun mudah didapat di toko-toko bangunan.

Baca juga: Mampir di Tanjungpinang, Ini Lokasi Berburu Takjil

ADVERTISEMENT

“Mamak perbolehkan kok main ini. Gak pake bahan-bahan yang bahaya. Ini Cuma pake spiritus aja. Yang penting kata mamak hati-hati. Jangan sampai mencelakakan diri, apalagi teman. Bunyikannya juga ditempat yang sepi. Jadi gak buat orang terkejut.” ujarnya.

Saat ingin membunyikannya, Naufal menyemprotkan spritus ke dalam salah satu ujung pipa yang telah direkatkan potongan botol. Tiga atau empat kali semprot sudah cukup untuknya untuk menghasilkan bunyi yang keras. Setelah disemprot, potongan botol itu ditutup. Lalu, dikocok-kocok .

“Setelah disemprot spritus, dikocok-kocok dulu. Fungsinya supaya rata mengenai kaleng susu didalamnya.” jelasnya.


Redaktur : Cahaya

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Baca Buku Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING