Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Mendesak, Kudus Butuh Bantuan Tambahan Nakes

Ilustrasi - Sejumlah perawat beristirahat dengan mengenakan alat pelindung diri di Instalasi Gawat Darurat khusus penanganan Covid-19 di RSUD Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (5/6/2020). (FOTO: ANTARA/FB Anggoro/foc)
Ilustrasi - Sejumlah perawat beristirahat dengan mengenakan alat pelindung diri di Instalasi Gawat Darurat khusus penanganan Covid-19 di RSUD Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (5/6/2020). (FOTO: ANTARA/FB Anggoro/foc)

GenPI.co - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah membutuhkan tambahan tenaga kesehatan (nakes) untuk penanganan Covid-19 di wilayahnya.

Sementara, anggaran untuk penanganan Covid-19 di daerah ini mulai menipis jika melakukan perekrutan nakes.

BACA JUGA:  Varian Covid-19 India Masuk Kudus, Ganjar Beri Peringatan Keras!

Bupati Kudus Hartopo mengatakan untuk mengoperasikan tempat isolasi terpusat yang tersebar di sembilan kecamatan dibutuhkan tambahan nakes.

“Sangat dibutuhkan nakes untuk monitor kondisi kesehatan pasien Covid-19 yang isolasi di tempat isolasi terpusat,” katanya di Kudus, Senin (14/6).

Hartopo mengatakan bidan desa memang bisa dilibatkan untuk membantu memonitor pasien Covid-19.

BACA JUGA:  Banyumas Was-was Varian Baru Covid-19 di Kudus

“Tapi tidak bisa memonitor 24 jam,” ujarnya.

Hartopo mengungkapkan untuk saat ini juga belum memungkinkan melakukan perekrutan nakes karena anggaran untuk penanganan Covid-19 telah menipis.

Kebutuhan nakes baru yang bisa memonitor selama 24 jam di tempat isolasi ini pun sudah dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.


Redaktur : Ridho Hidayat

Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING