Pasca Pemilu 2019, Ramadhan Momentum Bersihkan Ujaran Kebencian

Komisioner Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan Riri Khariroh (foto: Istimewa)
Komisioner Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan Riri Khariroh (foto: Istimewa)

GenPI.co— Pasca Pemilu 2019, bulan Ramadhan agar dijadikan momentum untuk membersihkan ujaran kebencian.

Komisioner Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan Riri Khariroh mengatakan, Ramadhan adalah momentum yang sangat tepat untuk dapat menahan diri dari mengeluarkan ujaran kebencian buat kelompok yang berbeda baik pemahaman, pemikiran, dan pilihan.

"Ramadhan adalah bulan yang harus dipenuhi nasihat ataupun oleh perilaku dan juga ucapan maupun tindakan yang seharusnya bisa menyebarkan kedamaian, menimbulkan ketenangan di masyarakat, dan juga menghargai kelompok yang berbeda," ucap Riri Khariroh, Kamis (16/5).

Baca juga:

Dari Sabang Sampai Merauke, Ramai-Ramai Tolak Ajakan People Power

loading...

KPU Akan Umumkan Pemenang Pilpres 25 Mei

Riri mengatakan Ramadhan ini harus dimanfaatkan untuk mengurangi bahkan membersihkan ujaran kebencian di ruang publik yang sangat marak di bulan-bulan sebelumnya, terutama terkait dengan pelaksanaan pesta demokrasi.

"Ramadhan tidak boleh dikotori oleh ujaran kebencian ataupun hasutan untuk membenci kelompok lain. Saya kira penting sekali bagi umat Islam untuk mempraktikkan akhlakul karimah di bulan Ramadhan ini,” ujar Riri.


Redaktur : Linda Teti Cordina

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Special Needs Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING