Ribuan Umat Buddha Ikuti Kirab Waisak dari Mendut ke Borobudur

Ribuan umat Buddha melakukan kirab Waisak dengan berjalan kaki dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur (foto: Edwin)
Ribuan umat Buddha melakukan kirab Waisak dengan berjalan kaki dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur (foto: Edwin)

Dalam kirab tersebut juga terdapat kelompok remaja yang mengenakan berbagai pakaian adat, pembawa hasil bumi, dan terakhir rombongan umat Buddha dari berbagai daerah di Indonesia maupun dari luar negeri.

Biksu Kamsai Sumano Mahathera mengatakan kirab dengan berjalan kaki itu merupakan jalan semadi dengan objeknya berjalan.

Ia menuturkan ajaran Sang Buddha ada empat posisi semadi, yakni jalan, duduk, berdiri, dan tidur.

"Kirab ini menuju kesadaran dan diri bijak. Kami mau tanam pohon kebijaksanaan dengan berjalan, dengan konsentrasi supaya tahu capek, tahu enak, bagaimana rasanya itu," katanya.

Menurut dia hal itu akan melenyapkan penderitaan melalui jalan dengan kesadaran.

ADVERTISEMENT

Ia menuturkan ajaran Sang Buddha ada empat posisi semadi, yakni jalan, duduk, berdiri, dan tidur.

"Jalan itu cara meditasi, konsen jalan, jadi orang bisa tahu jalan yang benar, jalan yang baik dari hati juga, bukan cuma kaki," tuturnya.

Acara kirab tersebut berjalan sangat khidmat, banyak masyakarat yang menyaksikan di sepanjang Soekarno-Hatta sampai Jalan menuju Candi Borobudur. 


Redaktur : Linda Teti Cordina

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Rumah Impian Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING