Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Gus Mus Minta Pemerintah Segera Tarik Rem Darurat Covid-19

Ganjar Pranowo dan Gus Mus. (Foto:Tim Kampanye Ganjar-Yasin)
Ganjar Pranowo dan Gus Mus. (Foto:Tim Kampanye Ganjar-Yasin)

GenPI.co - Agamawan KH Mustofa Bisri atau Gus Mus meminta pemerintah segera menarik rem darurat atas meledaknya kasus Covid-19. Gus Mus meminta pemerintah tegas mencegah laju penularan Covid-19. 

Melalui akun Instagram resmi miliknya @s.kakung, mantan Rais Aam Syuriah Nahdlatul Ulama ini mengatakan pelonjakan kasus penularan virus corona seusai libur Lebaran lalu tak boleh disepelekan.

BACA JUGA:  Gus Yaqut Izinkan Asrama Haji Dipakai untuk Pasien Covid-19

Saat ini, terjadi peningkatan yang luar biasa kasus positif Covid-19. Kemarin, pemerintah mengabarkan, total kasus positif Covid-19 di Indonesia sudah tembus dua juta orang. 

"Pemerintah harus bertindak tegas untuk menanggulangi masalah ini. Jangan ditunda-tunda, ini prioritas. Apakah mau membatasi atau apa namanya kegiatan masyarakat," ujar Gus Mus dalam video yang diunggah di akun Instagramnya @s.kakung.

Gus Mus juga menjelaskan pandemi Covid-19 adalah musibah kemanusian yang dirasakan di seluruh dunia. Musibah Covid-19 bukan lagi musibah perorangan, kelompok, partai, negeri, daerah, etnis, agama tapi manusia secara keseluruhan.

BACA JUGA:  Demi Tahlilan Mbah Moen, Gus Mus Rela Bertaruh Nyawa

Lebih lanjut, Gus Mus menjelaskan musibah pandemi juga berimbas terhadap kebijakan haji pemerintah Arab Saudi dan membikin umat Islam gundah. Rumah sakit dan shelter di desa hingga kabupaten yang penuh, tenaga medis yang mengalami kelelahan mengurus pandemi selama 1,5 tahun ini juga merupakan dampak dari pandemi. 

"Ini seperti yang saya katakan bahwa ini adalah musibah kemanusian," ujarnya. 

Karenanya, kata Gus Mus, dengan asas Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, masyarakat Indonesia harus mengesampingkan persoalan lain seperti politik, ekonomi, dan lainnya.


Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING