Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Serang Perawat, Pemuda Ini Kesal Lihat Penanganan Medis Lambat

Tangkapan layar seorang perawat mendapat kekerasan dari keluarga pasien di Puskesmas Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Rabu (23/6/2021). (ANTARA/HO-CCTV Puskesmas Pameungpeuk.)
Tangkapan layar seorang perawat mendapat kekerasan dari keluarga pasien di Puskesmas Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Rabu (23/6/2021). (ANTARA/HO-CCTV Puskesmas Pameungpeuk.)

GenPI.co - Pelaku penyerangan seorang perawat sebuah puskesmas di Kabupaten Garut, Jawa Tengah yang sedang menangani pasien Covid-19 berhasil ditangkap.

Alasan melakukan penyerangan pun terungkap, yakni karena lambatnya penanganan medis yang dilakukan oleh perawat itu.

BACA JUGA:  Banyak Anak Terpapar Covid-19, Ini Saran Ahli Epidemiologi

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut AKP Dede Sopandi mengatakan pelaku dikenai pasal 351 dengan ancaman maksimal dua tahun delapan bulan penjara.

“Kami terus proses kasus ini,” katanya dalam konferensi pers di Garut, Jumat (25/6).

Dede mengungkapkan dari pemeriksaan diketahui alasannya menyerang seorang tenaga kesehatan itu karena kesal melihat lambatnya penanganan korban terhadap ayah pelaku.

BACA JUGA:  Lonjakan Kasus di Garut, Ratusan Peti Jenazah Dipesan

“Melihat keterlambatan itu, pelaku secara spontan melakukan pemukulan terhadap korban (perawat),” ucapnya.

Dede mengatakan usai melakukan penyerangan itu pelaku yang masih muda tersebut langsung melarikan diri.

Petugas kepolisian kemudian berhasil menangkapnya saat pelaku sedang bersembunyi di rumah salah seorang keluarganya pada Kamis (24/6) malam.


Redaktur : Ridho Hidayat

Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING