Luhut Binsar Pandjaitan Beber Ancaman Nyata, Semua Mohon Waspada

Luhut Binsar Pandjaitan Beber Ancaman Nyata, Semua Mohon Waspada - GenPI.co
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Foto: JPNN.com

GenPI.co - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memprediksi puncak penyebaran Covid-19 masih berlangsung hingga dua minggu ke depan.

Peningkatan kasus ini disinyalir munculnya varian virus Delta yang lebih cepat menular ketimbang varian sebelumnya.

"Sejak dari empat hari lalu, jumlah infeksi naik dan juga jumlah meninggal demikian. Kemarin angka tertinggi 25 ribu kasus baru dan yang meninggal lebih dari 500. Ini 10 hari ke depan, menurut hemat saya, mungkin dua minggu akan terus naik karena masalah inkubasi varian ini masih jalan. Jadi ini masa kritis dalam dua minggu ini," ujar Luhut dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (3/7/2021).

BACA JUGA:  Pak Jokowi, Tolong Evaluasi Menko Luhut Binsar Pandjaitan!

Sebagai informasi tambahan, data yang dilaporkan Kementerian Kesehatan, lonjakan kenaikan sudah terjadi sejak 26 Juni lalu.

Bahkan dari rentang tanggal 26 hingga 2 Juli, kasus terkonfirmasi rata-rata berada di angka 20 ribu dan menyentuh angka tertinggi pada Jumat (2/7/2021) sebanyak 25.830 kasus sejak kasus pertama di Indonesia dilaporkan.

BACA JUGA:  Anggota DPR RI Blak-blakan Sindir Luhut Pandjaitan, Seret Jokowi

Di sisi lain, pemerintah masih terus berusaha menekan virus varian tersebut, salah satunya dengan menerapkan kebijakan PPKM Darurat di Jawa dan Bali pada 3 hingga 20 Juli.

Selain itu, pemerintah juga telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) 11 obat yang digunakan selama masa pandemi.

BACA JUGA:  Pengakuan Rizal Ramli Mengejutkan, Seret Nama Luhut & Sri Mulyani

Langkah tersebut dilakukan dalam merespon melambungnya harga obat yang beredar di pasaran.(antara/jpnn)

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara