Kapal Perintis, Wujud Tol Laut yang Menautkan Pulau Di Indonesia

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Jamal Nganro, (2 dari kir) saat meninjau salah satu kapal laut di Pelabuhan Gorontalo.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Jamal Nganro, (2 dari kir) saat meninjau salah satu kapal laut di Pelabuhan Gorontalo.

GenPI.co - Masyarakat yang berada di daerah atau pulau-pulau saat ini dapat melakukan perjalanan mudik  dengan angkutan kapal perintis.

Angkutan laut perintis merupakan wujud dari Program Tol Laut yang telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo untuk memudahkan arus orang, barang dan jasa. Tol laut ini juga akan menautkan antarpulau di Indonesia yang selama ini belum tersentuh pelayaran komersial.

“Angkutan laut perintis untuk mendukung konektivitas antarpulau di wilayah Indonesia kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Jamal Nganro, Kamis (23/5).

Baca juga: ASN Gorontalo Diminta Gunakan Gas Elpiji Non-subsidi 

Sebagai kapal yang melayani angkutan laut hingga pulau-pulau kecil, kapal perintis memiliki peran yang besar dalam pengembangan ekonomi daerah, bahkan pulau terpencil.

Masyarakat yang menghuni daerah ini dapat menikmati layanan ini. Termasuk mengangkut barang modal ke daerahnya dan membawa hasil bumi dari daerahnya ke luar.

Kapal perintis  terbaru  yang beroperasi di Provinsi Gorontalo adalah KM Sabuk Nusantara 97. Kapal ini berpangkalan di Pelabuhan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara.

Kehadiran kapal perintis ini dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan di daerah-daerah yang belum terdapat pelayaran komersil.

Jamal Nganro juga menjelaskan keberadaan angkutan kapal perintis ini merupakan tanggung   jawab pemerintah untuk menyediakan angkutan yang terjangkau bagi masyarakat.

Sementara Ahmad Bachsoan, warga Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara menyambut baik beroperasinya kapal perintis ini. Menurutnya, banyak masyarakat yang hidup di pulau-pulau terpencil akan merasakan manfaatnya. Kehadiran kapal perintis akan meningkatkan lalu lintas barang, orang dan jasa.

“Banyak orang di daerah terpencil bergembira dengan beroperasinya kapal perintis ini,” kata Ahmad Bachsoan.

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER