Suka Duka Pasukan Orange Membersihkan Sampah Aksi 22 Mei

Suyato, petugas pasukan orange sedang membersihkan sampah sisa demo di depan Gedung Bawaslu, Jakarta. Foto: Ririn
Suyato, petugas pasukan orange sedang membersihkan sampah sisa demo di depan Gedung Bawaslu, Jakarta. Foto: Ririn

GenPI.co - Suyatno merupakan satu dari sekitar 300 pasukan orange yang bertugas membersihkan sampah sisa aksi 22 Mei 2019, di kawasan sekitar Gedung Bawaslu, Thamrin, Jakarta Pusat. 

Suyanto merupakan anggota Pasukan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Gondangdia, Jakarta Pusat. Sejak pukul 5 pagi, Suyatno sudah beroperasi membersihkan ruas Jalan Thamrin.

Suyatno sendiri sudah menjadi anggota PPSU sejak tahun 2012. Ayah dari 3 anak tersebut mengaku, selama dirinya menjadi anggota PPSU, sampah yang dihasilkan dari aksi 22 Mei ini terbilang sangat banyak. Sampaj tersebut didominasi sampah plastik dan bungkus makanan.

BACA JUGA: Volume Sampah Naik 20 Kali Lipat dari Aksi 22 Mei

“Banyak banget, amburadul. Gak kebayang ini sampahnya berapa kali lipet,” kata Suyatno kepada Genpi.co Kamis (23/5).

Meskipun aksi 22 Mei di depan Gedung Bawaslu sudah berakhir, namun suasana di Jalan Thamrin  belum sepenuhnya kondusif. Menanggapi hal tersebut, Suyatno mengaku agak takut dan as-was. Namun dirinya tetap harus melaksanakan tugasnya sebagai pasukan orange.

“Ya takut sih, was-was. Tapi ya namanya tugas mau gimana lagi,” ujar Suyatno .


Suyatno yang sudah bertugas sebagai pasukan oranya sejak hari Selasa  (22/5) mengaku dirinya sempat terkena gas air mata yang disemprotkan kepada pengunjuk rasa. Beruntung, Suyatno tidak terkena pukulan atau lemparan dari para pengunjuk rasa.


Reporter : Yasserina Rawie

Redaktur : Cahaya

RELATED NEWS

Berita Tentang Mitos Fakta Terbaru dan Terkini Hari ini


KULINER