Begini Isi Lengkap Pesan Berantai Seruan Aksi Jumat

Begini seruan lengkap aksi Jumat di pesan berantai (Foto : Istimewa)
Begini seruan lengkap aksi Jumat di pesan berantai (Foto : Istimewa)

GenPI.co - Seruan aksi Jumat (24/5) sudah dilancarkan oleh sekelompok orang sejak Kamis (23/5). Meski demikian Polri mengaku belum menerima surat pemberitahuan atas aksi tersebut. Artinya aksi itu berpotensi ilegal. "Belum tahu," kata Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal, kemarin, seperti dikutip dari JPNN.

Padahal aksi Jumat tersebut digadang-gadang bakal dihadiri sejumlah tokoh dari kubu Capres-Cawapres 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Begini isi pesan tersebut.

Baca juga :

Seruan Aksi Jumat, Sandi : Kami Nonviolence, Itu Harga Mati! 

Tak Disangka, Ada 'Surga' Dekat Jakarta, Dimana? 

I0 Destinasi Wisata di Temanggung, Kerennya Gak Nanggung! 

Insya Allah bsk jumat tgl 24/05/2019 akan berlanjut....peserta aksi akan bertambah, info lapangan :

1. Presiden Prabowo-Sandi insyaAllah bsk akan turun, bergerak dari masjid Al Azhar

2. Ust. Bernard insyaAllah akan tetap memimpin sbg KOMANDO 1

3. FPI didukung para Jawara akan turun kembali dgn menambah jumlah

4. Peserta dari luar daerah insyaAllah bertambah sedangkan yg sdh datang hari ini bermalam di hotel sekitar maupun di masjid2 atau di sekitar lokasi....

5. Bsk jumat 24/05/2019 seluruh Purn. Jend. turun dukung aksi...

6. Hari ini banyak TNI yg datang....namun msh sebatas melihat keadaan (sebagai penonton)

7. Bsk jumat 24/05/2019 aksi KEDAULATAN RAKYAT dimulai jam 14.00 wib...

Mohon doa seluruh pendukung aksi *SUPER DAMAI*... Supaya jangan sampai ada *PENYUSUP/PROVOKATOR* sehingga tdk kondusif. *VIRALKAN KE PENJURU

Meski aksi Jumat ini diserukan damai, namun tetap berpotensi ilegal sebab tidak ada surat pemberitahuan resmi ke pihak kepolisian. Sementara itu, Sandiaga Uno sendiri membantah dirinya dan Prabowo akan hadir di aksi itu. Sandi menegaskan mereka memakai cara-cara non-violence (tanpa kekerasan) dan akan mengajukan gugatan hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi. Dijadwalkan gugatan tersebut dilakukan setelah salat Jumat atau sekitar pukul 14.00 WIB.


Tonton lagi :


Redaktur: Ardini Maharani Dwi Setyarini

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER