20 Daerah di Jatim Masuk Zona Merah, Khofifah Minta RS Darurat

20 Daerah di Jatim Masuk Zona Merah, Khofifah Minta RS Darurat - GenPI.co
Kunjungan Puan Maharani ke Jawa Timur. Foto: Humas Pemprov Jatim

GenPI.co - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebutkan bahwa 20 daerah di Jawa Timur telah menyandang status zona merah atau risiko tinggi penularan Covid-19.

Ia mengatakan fakta itu merupakan warning atau peringatan buat masyarakat Jawa Timur.

"Ada 20 daerah di Jatim yang berstatus zona merah per Selasa kemarin, ini warning bagi kita semua," kata Khofifah Saat memberikan kata sambutan dalam kunjungan kerja DPR RI di Surabaya, Kamis (8/7/2021).

BACA JUGA:  Gubernur Jawa Timur Khofifah Positif Covid-19

Dalam penanggulangan penyebaran Covid - 19, Khofifah mengatakan pemerintah provinsi telah menjalankan 4 bentuk rumpun gugus tugas, seperti promotif dan preventif, rumpun tracing, kuratif dan ekonomi sosial yang dibentuk Pemprov Jatim untuk mengatasi dampak ekonomi saat pandemi.

Diketahui ada 4 rumpun tugas percepatan penanganan COVID-19 di Jatim selama ini. Rumpun promotif, preventif dipimpin oleh Suban Wahyudiono.

BACA JUGA:  Update Covid-19 Jawa Timur, 33 Daerah Masuk Zona Oranye

Rumpun tracing dipimpin oleh dr Kohar Hari Santoso. Rumpun kuratif dipimpin oleh dr Joni Wahyuhadi dan Rumpun ekonomi sosial dipimpin oleh Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak.

"Pemulihan ekonomi ini sudah ada di dalam Gugus Tugas, yang selama ini dipimpin Pak Wagub Emil, Rumpun Kuratif oleh dr Joni, Rumpun Promotif Preventif oleh Pak Suban, Rumpun Tracing oleh dr Kohar," pungkas Khofifah.

Perlu diketahui, zona merah corona adalah daerah berisiko tinggi penularan virus corona penyebab Covid-19. Satgas Covid-19 memperbarui data zona penularan virus corona, dari zona merah, zona hijau, dan zona oranye setiap minggu.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara