Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Luhut Minta Maaf Soal PPKM, Nama Anies Baswedan Ikut Disebut

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat melakukan konferensi pers evaluasi PPKM Darurat Jawa-Bali, Sabtu (17/7/2021). Foto: tangkapan layar zoom meeting
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat melakukan konferensi pers evaluasi PPKM Darurat Jawa-Bali, Sabtu (17/7/2021). Foto: tangkapan layar zoom meeting

GenPI.co - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat diulas akademisi ilmu pemerintahan Rochendi. Nama Luhut Pandjaitan dan Anies Baswedan ikut disebut.

Menurut Rochendi, pemerintah tidak pernah mengevaluasi tiap kegiatan dan kebijakan yang dijalankan.

BACA JUGA:  Pengakuan Anies Baswedan: Rumah Sakit Penuh, Kalau Sakit Sulit

“PPKM tidak berhasil karena tidak ada evaluasi dari kebijakan sebelumnya. Pemerintah juga tidak mengumumkan apa saja kelemahan dari kebijakan itu,” ujarnya kepada GenPI.co, Kamis (22/7).

Rochendi mengatakan bahwa selama ini masyarakat selalu menilai sendiri pemerintah pusat tidak bisa bekerja secara optimal.

Oleh karena itu, tidak mengherankan jika masyarakat kerap membandingkan kebijakan pemerintah pusat dengan peraturan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

BACA JUGA:  Suara Tegas DPRD DKI Seret Anies, Begini Isinya

“Jauh lebih optimal kebijakan Anies dibandingkan dengan pusat. Anies bisa memaksimalisasi kinerja semua perangkat pemerintahan daerah,” katanya.

Pakar politik itu menilai bahwa pemerintah pusat masih mementingkan urusan politik dibandingkan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di tengah pandemi.

“Di satu sisi, pusat juga menganggap Anies sebagai rival dan tidak mau kalah populer. Jadi, apa pun kebijakan DKI, kalau bisa dihadang,” ungkapnya.


Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING