Bela Huawei, China Ancam Hentikan Ekspor Logam Tanah Langka ke AS

Bela Huawei, China ancam hentikan ekspor logam tanah langka ke AS
Bela Huawei, China ancam hentikan ekspor logam tanah langka ke AS

GenPI.co — China berencana akan membatasi ekspor mineral langka jika itu akan digunakan untuk melawan kepentingan mereka. Hal ini disampaikan melalui koran terbesar di China, Harian Rakyat. Ancaman ini muncul seiring usaha Huawei untuk melawan keputusan Trump melalui pengadilan di Texas.

Huawei menyebut bahwa keputusan Trump memasukkan Huawei ke dalam daftar hitam adalah tidak sesuai konstitusi Amerika Serikat. Trump memasukkan Huawei ke dalam daftar hitam atas tuduhan bahwa peralatan yang dibuat Huawei bisa dipergunakan untuk memata-matai kepentingan pemerintah Amerika Serikat. 

Chief Legal Officer Huawei Song Liuping mengatakan bahwa pemerintahan Trump tidak menyediakan bukti, hanya spekulasi. Berdasarkan pengakuan CEO Huawei Ren Zhengfei pemerintah Amerika Serikat sendiri tidak pernah membeli produk buatan Huawei sehingga tidak diketahui peralatan yang mana yang akan digunakan untuk menyadap pemerintah Amerika.

Minggu lalu Presiden Republik Rakyat China Xi Jinping mengunjungi tambang logam tanah langka di Provinsi Jiangxi. Dalam laporan kunjungan yang dimuat oleh koran corong pemerintah Harian Rakyat (People’s Daily) menyebut bahwa sembari berusaha memenuhi kebutuhan mereka sendiri.

Baca juga:

loading...

Dituduh Mata-mata dan Dijauhi Google, Huawei Buat OS Sendiri

Telah Kehilangan Lisensi Android, Huawei Masih Punya Keunggulan

China tetap berusaha untuk memenuhi permintaan dunia atas logam tanah langka selama logam itu dipergunakan untuk tujuan yang benar, “namun, jika ada yang hendak menggunakan logam tanah langka untuk melawan China, rakyat China tidak akan setuju.”


Reporter : Robby Sunata

Redaktur : Maulin Nastria

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Dear Diary Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING