Pernyataan Penting IDI Soal Covid-19 di Jakarta, Mengejutkan!

Pernyataan Penting IDI Soal Covid-19 di Jakarta, Mengejutkan! - GenPI.co
Ilustrasi Covid-19. Foto: Unsplash

GenPI.co - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban memberikan masukan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk tidak melonggarkan PPKM.

"Menurut saya, PPKM yang sekarang ini, mau yang Darurat atau level empat, atau apapun, jangan diperlonggar," ujarnya dilansir dari antara, Sabtu (24/7).

Zubairi menjelaskan, angka positivity rate di DKI Jakarta sudah turun menjadi 25,7 persen dari sekitar 40 persen.

BACA JUGA:  Darurat, 130 Pegawai RSUD Bantul Positif Covid-19

Akan tetapi, angka tersebut masih terbilang tinggi dan masih memerlukan penanganan yang serius dari pemerintah.

"Kata serius itu mengingat angka pasien Covid-19 yang meninggal dunia saat melakukan isolasi mandiri juga cukup tinggi," katanya.
 
Dia menjelaskan, yang menjadi sorotan adalah angka pasien Covid-19 yang meninggal dunia saat isolasi mandiri itu, yakni mencapai 1.152.
 
"Itu kan tinggi banget angkanya," ucapnya.

BACA JUGA:  Rekor Baru, Pasien Covid-19 yang Meninggal 1.556 Orang Hari Ini

Untuk itu, menurutnya, langkah pemerintah memperpanjang masa PPKM di DKI Jakarta sudah tepat. 
 
Selain itu, langkah pemerintah menambah tempat isolasi pasien Covid-19 dan fasilitas tabung oksigen di DKI Jakarta juga sudah tepat.

Pasalnya, langkah-langkah tersebut memang diperlukan dalam mengatasi pandemi di DKI Jakarta.
 
"Data (positivity rate turun dalam sepekan terakhir) itu menunjukkan bahwa penerapan PPKM selama sepekan terakhir di DKI Jakarta mulai menunjukkan hasil," jelasnya. (*)

BACA JUGA:  Merajalela, RS di Denpasar Bali Tambah Ruang Pasien Covid-19

 

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara