Bocah Terciduk Kerusuhan 22 Mei Nangis Takut Gak Bisa Lebaran

Pelaku kerusuhan 22 Mei masih anak di bawah umur menangis ingin Lebaran di rumah (Foto : Istimewa)
Pelaku kerusuhan 22 Mei masih anak di bawah umur menangis ingin Lebaran di rumah (Foto : Istimewa)

GenPI.co - Beberapa anak di bawah umur yang terlibat dalam kerusuhan 22 Mei menyesali perbuatannya ikutan dalam aksi tersebut. Mereka yang terciduk oleh polisi bahkan banyak yang menangis. Mereka takut gak bisa merayakan Lebaran bareng keluarga di rumah. Ini semua lantaran mereka masih menjalani proses pemeriksaan.

Baca juga :

Bocah Kocak Bikin Tutorial Hijab Pake Karet, Endingnya Pedes! 

Bocah Ganggu Bapaknya Salat, Bikin Kamu Inget Kelakuan Masa Kecil 

Satu Lagi, Bocah Disuruh Baca Niat Sahur Malah Azan! 

52 anak yang terlibat dalam kerusuhan di Tanah Abang, Petamburan, dan Slipi itu mendapat pendampingan dari Balai Rehabilitasi Sosial Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) Handayani. Menurut Ketua BRSAMPK Handayani, Neneng Hariyani, banyak dari anak tersebut pada menyesal. "Mereka menangis ingin cepat pulang karena mau lebaran di rumah." ujar Neneng, seperti dikutip dari Tempo.

Sementara itu Neneng tidak menjanjikan bisa mengeluarkan mereka secepatnya. Ada tata cara hukum yang harus dipatuhi. Apalagi mereka terlibat unsur yang berhubungan dengan memanasnya situasi politik yakni kerusuhan 22 Mei. Duh, dek, makanya pada belajar biar auto cerdas.




RELATED NEWS