Area Pengganti Bendungan Kolhua Kupang Masih Dikaji

Pemeritnah masih mengkaji lahan pembangunan Bendungan Kolhua di Kupang. (Foto: Istimewa).
Pemeritnah masih mengkaji lahan pembangunan Bendungan Kolhua di Kupang. (Foto: Istimewa).

GenPI.co - Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor B Laiskodat mengatakan, lokasi pengganti bendungan Kolhua di Kota Kupang saat ini masih dalam proses untuk dikaji.

"Lahannya masih di kaji saat ini. Kami masih menunggu proses kajiannya," kata Gubernur di Kupang, Jumat (31/5).

Hal ini disampaikannya berkaitan dengan kemajuan dari rencana pergantian bendungan Kolhua Kota Kupang. Bendungan pengganti itu akan dibangun sebagai bagian dari rencana tujuh bendungan di NTT oleh pemerintahan Jokowi.

Viktor menambahkan, lokasi pergantian pembangunan bendungan itu sendiri saat ini telah diusulkan untuk dipindahkan ke Kecamatan Kupang Barat, di kabupaten Kupang.

"Nanti akan dipindahkan ke Kecamatan Kupang Barat. Karena saya melihat di situ juga lokasinya sangat bagus," tutur Viktor.

Baca juga: Pemudik Via Bandara El Tari Kupang Meningkat 

NTT sendiri saat ini semenjak Jokowi menjabat sebagai Presiden RI pada 2014 lalu, sudah menargetkan membangun tujuh bendungan.

Dari tujuh bendungan itu dua diantaranya sudah diresmikan, yakni bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang dan bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu.

Dua bendungan lagi yakni Napung Gete di Kabupaten Sikka saat ini masih dalam pengerjaan.

Demikian juga bendungan Temef di kabupaten Timor Tengah Selatan yang disebut sebagai bendungan terbesar di NTT.

Sementara itu wakil gubernur NTT Josef Nae Soi juga sudah mengatakan bahwa pemerintahan Jokowi akan menambah 13 bendungan lagi di NTT mengingat NTT membutuhkan banyak air.

"Waktu pak Presiden datang ke NTT belum lama ini saya juga sudah memintanya agar ditambah lagi bendungan dan sudah disepakati 13 bendungan," tambah dia. (ANT)

Simak juga video berikut


ADVERTISEMENT


loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Musikpedia Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING