Terungkap! Ini 2 Tantangan Utama Vaksinasi Covid-19 untuk Anak

Terungkap! Ini 2 Tantangan Utama Vaksinasi Covid-19 untuk Anak - GenPI.co
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 pada anak dan pelajar di Kota Yogyakarta. Foto: ANTARA/Eka AR

GenPI.co - Manajer Advokasi Wahana Visi Indonesia (WVI) Junito Drias mengungkapkan 2 tangtangan utama bagi program vaksinasi Covid-19 untuk anak.
 
Tantangan yang pertama adalah sikap orang tua yang tidak mau atau belum mau mendapatkan vaksinasi Covid-19.

“Dari hasil laporan Wahana Visi Indonesia bulan lalu, kita menemukan hampir 60 persen orang dewasa dari survei mau divaksinasi. Tetapi yang 40 persen ini enggak mau atau belum mau,” kata Junito dalam diskusi ‘Kupas tuntas Vaksin Covid-19’ secara daring di Jakarta, Kamis (29/7).

Junito mengatakan hal tersebut menjadi tugas utama pemerintah, terkait bagaimana menyadarkan orang tua agar dapat meyakinkan anak dan keluarganya untuk melakukan vaksinasi. 
 
Perwakilan Forum Anak Sumba Timur Virgin (17) yang hadir dalam acara tersebut pun menanggapi soal izin orang tua di daerahnya. 
 
Minimnya sosialisasi yang dilakukan di daerah-daerah terpencil juga menjadi masalah mengapa orang tua tidak memperbolehkan anak untuk divaksin.

BACA JUGA:  Alodokter dan Polda Metro Jaya Gelar Vaksinasi Merdeka

Tantangan kedua yang mempersulit kegiatan vaksinasi pada anak menurut Junito adalah, syarat yang mengharuskan masyarakat untuk menunjukkan NIK saat mau di vaksin. 
 
“Kemudian yang kedua ini isu klasik ya, jadi pemerintah mendasari vaksinasi dengan akuntabilitas memakai nomor induk kependudukan,” kata dia.

Dikatakan, jika seorang anak tidak membawa NIK atau akta kelahiran ke tempat vaksinasi, maka anak tersebut tidak bisa untuk divaksinasi.

BACA JUGA:  Pelaku Wisata di Yogyakarta Jadi Sasaran Percepatan Vaksinasi

Junito juga mengungkapkan masih ada anak di Papua yang belum memiliki akta kelahiran. 
 
Hal ini kemudian menjadi perhatian utama WVI mengingat banyak suku pedalaman yang tidak tersentuh oleh dunia luar. 
 
Maka dari itu, Junito berharap pemerintah dapat mencari solusi lain guna menyelesaikan kedua permasalahan yang telah ia sampaikan tersebut, agar kegiatan vaksinasi terhadap anak dapat berjalan dengan baik. (antara/jpnn)

 

BACA JUGA:  Stok Menipis, 3 Sentra Vaksinasi di Semarang Sementara Ditutup

Video seru hari ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara